Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jelang Nataru, Akses Bandung ke Lembang Siap Dilintasi, Posko Siaga Kawal Titik Rawan Macet

Sugeng Sumariyadi
21/12/2025 14:36
Jelang Nataru, Akses Bandung ke Lembang Siap Dilintasi, Posko Siaga Kawal Titik Rawan Macet
Sejumlah posko sudah didirikan di sepanjang Jalan Dr Setibudi Bandung menuju Lembang untuk mengamankan perjalanan wisatawan.(ISTIMEWA)

JALAN Dr Setiabudi menjadi jalur utama penghubung Kota Bandung menuju kawasan wisata Lembang dan sekitarnya. Menjelang Natal dan Tahun Baru akses itu dipastikn siap dilintasi kendaraan wisatawan.

Ketua Tim Peninjauan Nataru Kota Bandung dari Kementerian Pariwisata, Anwari Masatip, menyatakan kondisi ini menjadi kabar positif bagi masyarakat dan wisatawan yang akan memanfaatkan momentum libur panjang sekaligus libur sekolah akhir tahun.

Jalan Dr Setiabudi diketahui merupakan akses vital menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan oleh Ketua Tim Peninjauan Nataru Kota Bandung dari Kementerian Pariwisata, yang juga menjabat sebagai Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung, itu, kondisi ruas jalan tersebut kini telah mulus setelah dilakukan perbaikan melalui pengaspalan hotmix.

Arus lalu lintas di kawasan simpang Jalan Dr Setiabudi–Terminal Ledeng terpantau ramai namun tetap lancar. Kendaraan dari arah Jalan Sersan Bajuri maupun dari kawasan Lembang mengalir tanpa hambatan berarti.

Jalur ini diproyeksikan menjadi salah satu akses utama selama libur Nataru, seiring meningkatnya mobilitas wisatawan menuju kawasan pegunungan Lembang.

"Dari hasil pemantauan, puluhan bus pariwisata terlihat melintasi jalur tersebut, setiap hari," tambah Anwari.

Sementara itu, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung menyampaikan bahwa upaya pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur jalan dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mendukung kelancaran
mobilitas masyarakat dan mencegah potensi kemacetan.

Hal ini sejalan dengan prediksi meningkatnya jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Bandung selama libur akhir tahun.

Kepala DSDABM Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, menyatakan bahwa seluruh paket pekerjaan infrastruktur yang bersifat kontraktual ditargetkan rampung sebelum memasuki puncak arus libur Nataru 2025–2026.


Pengaturan prioritas


Di sisi lain, dari sisi pengamanan lalu lintas, Kasatlantas Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Wahyu Pristha menjelaskan bahwa khusus jalur wisata, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Cimahi untuk mengatur arus kendaraan menuju dan dari kawasan Lembang. Rekayasa lalu lintas dilakukan melalui sistem estafet serta pengaturan prioritas arah kendaraan berdasarkan waktu.

Menurut di, pada pagi hingga siang hari arus kendaraan diprioritaskan menuju kawasan wisata, sedangkan pada siang hingga sore hari diberlakukan prioritas arus kendaraan menuju arah Kota Bandung.

“Pengaturan ini merupakan komitmen bersama dengan Polres Cimahi agar arus lalu lintas tetap terkendali dan tidak menimbulkan kendala, baik di wilayah Kota Bandung maupun kawasan Lembang,” ujarnya.

Polrestabes Bandung juga telah menetapkan 18 titik rawan kemacetan yang menjadi fokus pengawasan petugas selama libur Nataru, salah satunya berada di sepanjang Jalan Dr Setiabudi, khususnya di
kawasan perempatan Terminal Ledeng.

Berdasarkan hasil peninjauan Tim Kementerian Pariwisata, terdapat empat posko siaga libur Nataru yang disiapkan di sepanjang jalur ini, yaitu di Perempatan Terminal Ledeng–Jalan Dr Setiabudi, Jalan
Raya Lembang, Alun-Alun Lembang, serta di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang, tepatnya di depan kawasan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu.

Anwari Masatip menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Menteri Pariwisata untuk memastikan penyelenggaraan libur Natal dan Tahun Baru berjalan aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Kementerian Pariwisata ingin memastikan seluruh destinasi dan
akses pendukungnya siap menyambut wisatawan. Kesiapan infrastruktur, kelancaran lalu lintas, serta kehadiran posko siaga menjadi kunci agar masyarakat dapat menikmati libur Nataru dengan rasa aman dan pengalaman berwisata yang berkualitas,” ujarnya



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner