Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jelang Nataru, DPRD DKI Imbau Antisipasi Banjir Diperkuat dan Jaga Harga Pangan

Devi Harahap
21/12/2025 14:28
Jelang Nataru, DPRD DKI Imbau Antisipasi Banjir Diperkuat dan Jaga Harga Pangan
Ilustrasi(MI/Usman Iskandar)

DPRD DKI Jakarta mengimbau Pemerintah Provinsi memperkuat langkah mitigasi bencana dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terjaga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan antisipasi banjir dan bencana hidrometeorologi harus menjadi prioritas utama, sejalan dengan peringatan potensi cuaca ekstrem dari Gubernur.

“Kita berharap semua pihak, khususnya yang terkait sumber air bersama mitra-mitra kerja lainnya, bahu-membahu dan saling berkoordinasi. Kita cek semua kesiapan untuk antisipasi pengendalian banjir, mulai dari aliran sungai, kali, hingga saluran yang mikro sampai besar, termasuk pencegahan rob,” ujar Yuke dalam keterangannya pada Minggu (21/12).

Ia mengingatkan bahwa ancaman cuaca ekstrem tidak hanya berupa hujan deras, tetapi juga potensi angin puting beliung. Karena itu, ia mendorong pemerintah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga.

“Kondisi ini harus disampaikan ke masyarakat supaya bisa mengantisipasi. Misalnya mengecek bangunan-bangunan, lingkungan sekitar, agar dampak angin kencang bisa diminimalisir,” katanya.

Yuke menyebut cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi hingga Januari-Februari, sehingga pengecekan tanggul, saluran air, dan wilayah rawan longsor harus dilakukan secara menyeluruh.

“Kita temukan juga di beberapa daerah pemilihan, ada lokasi yang sangat riskan longsor karena tanah terkikis dan berdekatan dengan bangunan. Ini harus dicek betul,” ucapnya.

Ia menegaskan pentingnya peran lurah dan camat dalam memantau wilayah rawan serta menyiapkan langkah darurat seperti penurapan. Selain itu, kesiapan rumah pompa dan pasukan lapangan harus tetap dijaga meski memasuki libur akhir tahun.

“Petugas, termasuk PJLP dan pasukan lapangan, harus tetap siaga agar ancaman bencana dapat diminimalisir, baik menjelang Nataru maupun awal tahun,” kata Yuke.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli, menegaskan pentingnya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok jelang Nataru.

“Jangan sampai harga pangan naik ugal-ugalan, sehingga warga kesulitan,” ujar Taufik.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan memastikan kesiapan layanan transportasi, terutama melihat potensi lonjakan mobilitas saat libur panjang.

“Kalau hari besar keagamaan biasanya Jakarta relatif sepi. Namun, momen Tahun Baru tetap perlu menjadi perhatian,” katanya. (Dev/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik