Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Jawa Barat, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang selain curah hujan tinggi. Beberapa wilayah pun jadi atensi karena berpotensi terdampak angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Joseph, mengatakan cuaca ekstrem akhir-akhir ini tak hanya ditandai tingginya curah hujan. Namun, cuaca ekstrem kadang kala disertai angin kencang.
"Seperti pada Senin (17/11), angin relatif sangat kencang. Akibatnya, ada rumah warga yang turut terdampak," kata Joseph, Selasa (18/11).
Wilayah yang terdampak angin kencang salah satunya di Kampung Gedongpanjang Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum. Di wilayah itu terdapat sejumlah rumah warga yang rusak akibat angin kencang.
"Kami sudah menerima laporan dampak kerusakan rumah warga akibat angin kencang," ujarnya.
Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan rumah. Personel BPBD sudah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus menangani sementara.
"Sudah kami tangani sementara rumah yang rusak akibat angin kencang. Kami sudah menyalurkan bantuan berupa terpal untuk menutupi atap rumah yang terbawa angin kencang," sebut Joseph.
Joseph mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prakiraan BMKG, Kota Sukabumi dalam status waspada karena intensitas curah hujan cukup tinggi.
"Terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan, seperti bantaran sungai, tebing, dan daerah rawan lainnya," pungkasnya. (H-3)
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Konservasi tidak bisa hanya bicara satwa. Kalau masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat, maka konservasi akan selalu kalah,
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sebanyak 19 fasilitas pengolahan sampah tetap dioperasikan hingga menjelang hari H Lebaran.
MEMASUKI puncak arus mudik, ribuan kendaraan memadati ruas Tol Cipali Subang, Jawa Barat.
Super Aplikasi Rumah Pendidikan disediakan Pusdatin Kemendikdasmen
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) menerima aduan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
POLRES Sukabumi Kabupaten resmi menaikan status perkara kasus kematian anak Nizam Syafei ke tahap penyidikan.
MEMASUKI periode puncak arus mudik Lebaran 2026, PT KAI Logistik (Kalog) mencatatkan adanya peningkatan pengiriman hewan peliharaan melalui layanan ritel Kalog Express.
KONFLIK Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang belum juga usai, membuat operasional Bandung Zoo selama libur Lebaran tetap ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
KAI Commuter Bandung menyediakan total 1.254 perjalanan atau 57 perjalanan setiap hari.
Polres Cianjur berkeinginan membantu masyarakat yang rindu berkumpul bersama keluarga saat Idul fitri.
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh jajaran Polresta Cirebon.
Bagi mereka, ini bukan sekadar agenda rutin, tapi cara menjaga ingatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved