Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras berpotensi akan terus terjadi di berbagai wilayah Pulau Jawa, termasuk Jakarta. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, hujan lebih besar berpotensi terjadi di bagian selatan, salah satunya Jakarta bagian selatan.
"Jakarta bagian selatan mulai hujan sejak pukul 15.00 WIB, sementara wilayah lainnya masih terkendali," katanya.
Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo mengatakan, sebagai langkah mitigasi, BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyiagakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di tiga posko utama, yaitu di Semarang, Solo, dan Jakarta (Halim Perdanakusuma) untuk mengatur lokasi jatuhnya hujan agar tidak menimbulkan genangan di area padat penduduk.
"Operasi ini merupakan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah dan BNPB sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem di musim hujan," ujar Budi.
Ditambahkan Budi, pelaksanaan OMC di Pulau Jawa dilakukan berdasarkan permintaan resmi pemerintah daerah yang telah menetapkan status siaga darurat bencana.
Ia mengatakan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras disertai petir dan angin kencang, serta menghindari aktivitas di luar ruangan jika kondisi tersebut terjadi. (Ant/H-3)
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved