Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Belajar Bikin Olahan Pisang Viral, Sandiaga Uno: Emak-emak Buka Lapangan Kerja

Putri Anisa Yuliani
14/11/2025 10:31
Belajar Bikin Olahan Pisang Viral, Sandiaga Uno: Emak-emak Buka Lapangan Kerja
Ilustrasi(Dok YIS)

YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Rumah SandiUno Indonesia (RSI) dan UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Komoditas Lokal Unggulan. Bertema 'Inovasi Produk Olahan Pisang: Donat dan Bolu Pisang Lumer', workshop itu digelar di Balai Desa Baturuyuk, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh 39 pelaku UMKM lokal yang antusias belajar mengembangkan usaha berbasis bahan pangan lokal. 

Pelatihan tersebut bertujuan membuka peluang usaha rumahan, meningkatkan keterampilan membuat produk olahan pisang, hingga memperkenalkan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pemasaran digital.

Founder Yayasan Indonesia Setara, Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan bahwa YIS berdiri sejak 2011 dengan semangat kesetaraan di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.

"Fokus kami pada anak muda, disabilitas, dan perempuan. Melalui pelatihan ini, kami ingin emak-emak menjadi lebih mandiri secara ekonomi, tidak bergantung pada suami, dan bisa buka lapangan kerja," ungkap Sandiaga Uno dalam siaran tertulis pada Jumat (14/11).. 

"Hari ini mereka tidak hanya belajar membuat donat dan bolu pisang lumer, tetapi juga cara menggunakan AI agar langsung bisa open pre-order," tambahnya.

Pelatih sekaligus Ketua UMKM Sahabat Sandi Bandung Raya, Dewi Trianawati, menjelaskan peserta dibekali keterampilan membuat donat dan bolu pisang lumer dengan bahan yang murah dan mudah diperoleh.

"Kami memilih menu ini karena fleksibel dan bisa dimodifikasi sesuai selera pasar. Selain hardskill, peserta juga diajarkan membuat konten promosi dengan aplikasi ChatGPT, bahkan ditantang untuk langsung open PO di hari yang sama," kata Dewi.

Usai pelatihan tatap muka, peserta akan mendapatkan pendampingan intensif selama tiga minggu. 

Program ini bertujuan memfasilitasi diskusi antara peserta dan pelatih, sekaligus memberikan bimbingan langsung dalam menghadapi tantangan usaha.

Melalui sesi pendampingan, peserta akan berlatih membuat konten promosi, mengoptimalkan strategi digital marketing, serta menerapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan. 

"Mereka juga dapat berbagi pengalaman dan mendapatkan masukan konstruktif yang bisa langsung diterapkan dalam mengembangkan usaha," jelasnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner