Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH gelombang unjuk rasa mereda di Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergerak merangkul dunia perguruan tinggi. Setelah mengumpulkan para rektor se Jawa Barat, pada Selasa (2/9) petang, Gubernur Dedi Mulyadi mengundang mahasiswa untuk berdialog, Rabu (3/9).
Digelar di halaman Gedung Sate, Dedi ditemani Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudi Setiawan dan sejumlah pejabat Pemprov Jawa Barat. Seribuan mahasiswa datang dari berbagai perguruan tinggi di Bandung dan sebagian dari Jawa Barat, di antaranya dari Tasikmalaya dan Cirebon.
Dalam pertemuan itu, mahasiswa dipersilakan mengungkapkan semua tuntutan dan uneg-uneg mereka. Puluhan mahasiswa pun mendapat giliran satu per satu untuk menyampaikan isi hati dan pikirannya.
Beragam masalah pun diungkapkan. Mulai dari seputar unjuk rasa yang berlangsung beberapa hari, tindakan represif petugas saat membubarkan massa hingga pentingnya reformasi di tubuh Polri.
Mahasiswa lain juga menuntut pengesahan soal UU Perampasan aset dan perubahan sikap wakil rakyat. Ada juga mahasiswa yang menyampaikan ancaman akan terus berunjuk rasa, jika tuntutan mereka tidak juga dipenuhi.
Sementara itu, mahasiswa lain juga mengungkapkan persoalan yang ada di lingkungan terdekat mereka. Mulai dari soal harga Pertalite yang mencapai Rp15 ribu per liter, upah untuk tenaga kesehatan yang sangat rendah, hingga pembangunan jalan rusak dan parkir liar.
Pertemuan yang semula digelar di depan pintu Gedung Sate pun akhirnya dipindahkan ke ruangan di Aula Timur Gedung Sate, karena panas matahari yang menyengat. Pada pertemuan itu, Pemprov Jabar juga menyediakan makan siang berupa nasi dus dan minuman.
Sementara itu, sebelumnya, Dedi Mulyadi juga mengumpulkan sejumlah rektor perguruan tinggi negeri dan swasta. Pertemuan digelar di Aula Barat Gedung Sate.
Dalam pertemuan itu disepakati untuk membentuk Forum Rektor. Di dalamnya para rektor akan bertugas gagasan dan menyampaikan usulan pembangunan kepada Pemprov Jabar.
Dalam pertemuan itu, Dedi menyatakan pihaknya butuh masukan dan gagasan dari para akademisi untuk memperbaiki tata kelola pemerinthan.
"Kami ingin mendengarkan pokok pikiran, gagasan, dan orientasi akademik untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, terutama di Jawa Barat," tandasnya.
Dedi mengungkapkan ada masalah besar yang harus diselesaikan di Jabar yang membutuhkan dukungan dari perguruan tinggi. Di antaranya soal pengelolaan sampah.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved