Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RENTETAN kejadian gempa Sesar Lembang tidak bisa langsung disimpulkan sebagai gempa pendahuluan atau Foreshock. Selain itu, gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Bekasi juga patut diwaspadai.
Pernyataan tersebut disampaikan Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Mudrik Rahmawan Daryono terkait potensi gempa bumi Sesar Lembang.
Ia menjelaskan, rentetan gempa pekan lalu merupakan salah satu pertanda sebelum adanya gempa utama dengan magnitudo yang cukup besar. Namun begitu, dirinya tidak bisa memastikan apakah gempa-gempa kecil itu akan disusul dengan gempa besar.
"Saya setuju dengan BMKG, mereka khawatir ini sebagai Foreshock, kemarin setelah Sesar Lembang ada gempa di Bekasi yang bisa juga sebagai Foreshock, bisa jadi gempa besarnya di sini atau Sesar Baribis, kita tidak tahu mana yang lebih duluan," katanya di Lembang, Senin (25/8).
Berdasarkan penelitian, terang dia, Sesar Lembang telah memasuki rentang waktu pelepasan energi besar sejak abad 15, tepatnya dalam rentang tahun 1450-1460. Masih dari hasil penelitian, Sesar Lembang memiliki siklus pelepasan energi 170 hingga 560 tahun.
"Dia (sesar lembang) itu siklusnya dari 170 sampai 670 tahun, berdasarkan rekaman sedimentasi geologi yang kami lakukan pada abad ke 15, jadi sudah 560 tahun hingga saat ini, jadi 560 itu masuk pada range ulang tahun gempa bumi, jadi bisa terjadi sekarang atau 100 tahun yang akan datang," ungkapnya.
Menurut Mudik, salah satu bukti kedahsyatan Sesar Lembang adalah terbentuknya gawir atau garis patahan di Gunung Batu yang terbentuk setelah terjadinya letusan Gunung Sunda sekitar 510.000 tahun lalu.
"Gunung Batu bagian dari Sesar Lembang, jadi tipenya naik ke atas, dulu ini satu level yang sama kemudian dia terangkat secara tektonik," terangnya.
Mudrik mengungkapkan, ketinggian Gunung Batu mengalami peningkatan saat terjadi aktivitas Sesar Lembang dengan magnitudo besar. Dari penelitian terakhir, Gunung Batu naik hingga 40 sentimeter yang diduga akibat aktivitas Sesar Lembang dengan magnitudo 6,5-7.
"Jadi satu kali bergeser itu satu event gempa bumi, dia bergeser, bisa 1 meter bisa 40 sentimeter atau bergeser 2 meter, angka pastinya kami tidak tahu, tapi dari hasil galian yang kita temukan ada pergeseran vertikal 40 centimeter itu bisa jadi akibat gempa Magnitudo 6,7 sampai 7," tuturnya.
Dibalik ancaman itu, Mudrik mengapresiasi langkah pemerintah daerah di wilayah Bandung Raya yang memasifkan edukasi preventif dan mitigasi terhadap potensi bencana Sesar Lembang.
"Yang paling bijaksana adalah kita tetap waspada. Diketahui bersama bahwa kita hidup berdampingan dengan sumber gempa bumi, jadi kita harus tahu cara survive dan aman dengan ancamannya," jelasnya.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan lebih penting daripada kehadiran alat pendeteksi getaran gempa yang menjadi bagian dari Early Warning System (EWS) dalam menghadapi ancaman Sesar Lembang.
Sebab, wilayah Bandung Raya sudah dipadati pemukiman penduduk. Diprediksi, daya rambat getaran gempa akan lebih cepat dibandingkan dengan langkah mitigasi setelah sensor menangkap getaran gempa.
"Jeda waktu yang diselamatkan kan sangat kecil, hanya beberapa detik, Bandung itu sangat dekat dengan sumber Sesar Lembang. Jadi secara teori lebih baik kesiapsiagaan kapasitas dari masyarakat yang ditingkatkan," tandasnya. (DG/E-4))
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Imlek adalah tentang kebersamaan, tentang duduk satu meja dengan orang-orang terkasih, menikmati hidangan istimewa, dan menciptakan kenangan yang berarti.
SATUAN Lalu Lintas Polresta Cirebon melakukan pendataan dan pengecekan kondisi jalan di wilayah hukum mereka.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
KEINDAHAN alam Jawa Barat mampu mengundang wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang.
Nasabah tidak perlu ramai-ramai datang ke BPR Bank Cirebon. Mereka diminta untuk menyiapkan dokumen persyaratan
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Farhan melarang rumah sakit menolak pasien, khususnya dalam masa transisi penataan kepesertaan jaminan kesehatan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat perlindungan hingga meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengeklaim sudah mengambil alih pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang dinonaktifkan pemerintah pusat.
Peluncuran seri perangko reguler edisi khusus Imlek ini sudah yang ketiga kalinya dilakukan Pos Indonesia. Sebelumnya telah diluncurkan pada tahun 2024 Naga Kayu 2575 dan edisi Tahun Ular 2576.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
HUJAN dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (9/2) siang menyebabkan sebuah tanggul aliran Sungai Citalahab jebol dan meluapnya Sungai Ciseel.
Ratusan personel dikerahkan dalam aksi bersih-bersih di perumahan GCC Cikarang Utara dengan tujuan untuk mempercepat pemulihan kondisi lingkungan
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bio Farma yang rutin diselenggarakan setiap tahun
Cafe 88 Society resmi diperkenalkan ke publik Subang dengan sebuah perayaan yang terasa seperti deklarasi gaya hidup
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved