Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, sukses menurunkan prevalensi kasus stunting. Dalam dua tahun terakhir, penurunannya signifikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, I Made Setiawan, menyebutkan ada 2023 berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka prevalensi stunting berada di kisaran 11,4%. Setahun kemudian atau pada 2024, dengan metode penilaian yang sama, angkanya kembali menunjukan penurunan.
"Pada 2024 turun menjadi 7,3%. Sangat signifikan penurunannya, sekitar 4,1% kurun setahun," ujarnya, Rabu (20/8).
Turunnya angka stunting, sebut dia, tak terlepas dari peran lintas sektor. Sebab, penanganan stunting tak bisa hanya dilakukan Dinas Kesehatan.
"Penanganan stunting itu kan butuh intervensi spesifik dan sensitif," ujarnya.
Pelaksana intervensi spesifik dan sensitif itu membutuhkan kerja sama dan koordinasi lintas perangkat daerah. Sebab, penanganannya perlu daya dukung seperti infrastruktur, sanitasi, dan lainnya.
"Dengan masifnya berbagai upaya yang dilakukan, kami optimistis bisa menuntaskan kasus stunting di Kabupaten Cianjur," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Cianjur, Amad Mutawali, menegaskan komitmen instansinya menurunkan angka kasus stunting. Secara teknis, DP3AP2KB melakukan berbagai upaya mencegah terjadinya kasus baru stunting.
"Penanganan stunting itu dilakukan bersama-sama. Di lingkup DP2KBP3A, fokus kami melakukan upaya pencegahan supaya tak ada kasus baru stunting," tegasnya.
Salah satu sasarannya yaitu Keluarga Risiko Stunting (KRS). Kepada KRS ini DP2KBP3A memberikan edukasi sekaligus juga memberikan bantuan asupan gizi cukup, terutama bagi ibu hamil.
"Kami selalu berkoordinasi dengan dinas lain menangani kasus stunting ini," pungkasnya.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved