Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPAI saat ini, Bulog Cirebon masih melakukan penyerapan beras dan gabah petani. Penyerapan gabah lebih banyak dibandingkan beras.
Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Ramaijon Purba, menjelaskan sekalipun sejumlah wilayah belum ada panen, namun pihaknya masih melakukan penyerapan.
"Saat ini kita lebih banyak menyerap gabah. Untuk beras cenderung berkurang," tuturnya, Senin (23/6).
Untuk penyerapan gabah saat ini mencapai 200 hingga 300 ton per hari. Penyerapan ini lebih sedikit dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Puncak penyerapan pada April lalu yaitu mencapai 2.000 ton sehari atau 50 ribu ton dalam sebulan.
Dijelaskan Ramaijon,sejak awal mereka melakukan penyerapan dalam bentuk beras dan gabah. Hingga saat ini Bulog Cirebon sudah melakukan penyerapan hingga 125 ribu ton setara beras. Jumlah tersebut terdiri dari 68 ribu ton langsung dalam bentuk beras dan 106 ribu ton dalam bentuk gabah kering panen.
"Untuk stok, kita sudah punya 182 ribu ton. Stok tersebut disimpan di sejumlah Gudang di wilayah kerja Bulog Cirebon, 4 gudang yang disewa serta 35 gudang pinjam pakai dari mitra Bulog. Hingga kini, stok yang dimiliki belum ada yang keluar. Tapi rencananya Juni dan Juli ini ada bantuan pangan. Kita sedang menunggu instruksinya," lanjutnya.
Dia menambahkan Bulog Cirebon berupaya untuk menjaga kualitas agar kondisi beras tetap bagus.
"Kita melakukan sprying dan fumigasi. Sprying itu perawatan rutin tiap bulan. Kalau fumigasi itu tergantung tingkat serangan hama," ungkapnya.
Beras yang disimpan kalau sudah disimpan lebih dari 3 bulan, pasti ada perubahan secara kualitas, sehingga perawatan dilakukan untuk menjaga kualitas beras agar tetap dalam kondisi baik.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved