Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
MENTERI Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta bjb meningkatkan target penyaluran KPR Sejahtera FLPP untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Menteri menekankan adanya kenaikan kuota FLPP nasional sebanyak 350.000 pada tahun ini dimanfaatkan sebagai kesempatan emas bagi bank penyalur KPR Sejahtera FLPP termasuk bjb untuk menaikkan target jika sebelumnya hanya 5% menjadi 10% dari total penyaluran FLPP di Jabar tahun lalu guna membantu masyarakat memiliki rumah subsidi pertama yang berkualitas dengan KPR yang terjangkau dan tetap selama masa tenor.
"Kalau target nasional FLPP 350.000 unit di Jabar penyaluran mencapai 30 persen maka ada pasar sekitar 105.000 rumah subsidi. Saya minta bjb minimal bisa mentargetkan 10 persen penyaluran FLPP di Jabar atau sekitar 30.000 atau 35.000 untuk rumah subsidi masyarakat," papar Maruarar saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat bjb di Kota Bandung, Senin (2/6).
Menteri juga melakukan provokasI kepada jajaran pimpinan Direktur dan pegawai di bjb untuk berani meningkatkan target penyaluran FLPP di Jabar. Berdasarkan data dari BP Tapera, kontribusi bjb dalam penyaluran FLPP hanya hanya 5% dari kuota nasional sehingga diperlukan terobosan dan inovasi agar lebih banyak masyarakat Jabar yang bisa memiliki rumah subsidi.
"Saya akan kasih 10 orang pegawai terbaik bjb untuk umroh dengan biaya dari uang pribadi jika target ini tercapai. Saya cinta sama Jabar dengan sepenuh hati dan ingin masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa memanfaatkan KPR FLPP dan memiliki rumah pertama yang berkualitas dan angsuran KPR FLPP yang terjangkau," tandasnya.
Maruarar juga menyampaikan bahwa selama Indonesia merdeka baru pada tahun 2025 ini pemerintah meningkatkan target FLPP sebanyak 350.000 dan merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah. Hal itu juga menjadi bukti pemerintahan Presiden Prabowo benar-benar memiliki program yang pro pada wong cilik karena rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi.
Sebagai informasi, realisasi penyaluran FLPP Kuartal I Tahun 2025 yang mencapai 53.874 unit. Jumlah realisasi FLPP tersebut naik 1.173,92 persen dari pencapaian Kuartal I Tahun 2024 sebesar 4.229 unit rumah.
Sementara itu, Direktur Utama bjb, Yusuf Saadudin mengaku siap mendorong target capaian FLPP sesuai arahan Menteri PKP. Menurutnya hal ini menjadi tantangan bagi bjb, untuk berkiprah lebih baik dalam penyaluran FLPP bagi masyarakat Jabar. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan sejumlah asosiasi pengembang perumahan di Jabar untuk mengetahui jumlah pasokan rumah subsidi yang ada.
"Kami siap mendukung Program 3 juta rumah dan melaksanakan penyaluran FLPP lebih banyak lagi dari tahun sebelumnya," paparnya.
Menurut Yusuf, bjb telah menyalurkan bjb KPR Sejahtera FLPP dari sejak awal diluncurkan pada tahun 2016 sampai dengan sekarang tahun 2025 sebanyak 37.636 unit rumah dengan total sebesar Rp4,6 triliun dengan dana menggunakan dari BP Tapera dan PT. SMF.
Adapun capaian progres bjb KPR Sejahtera FLPP sejak Presiden Prabowo dilantik pada tanggal 20 Oktober 2024 sampai dengan 2 Juni 2025 sebanyak 2.119 unit rumah dengan total sebesar Rp344.366.735.547 dengan dana BP Tapera sebesar Rp258.275.051.660 dan dana PT. SMF sebesar Rp86.091.683.886.
"Sedangkan capaian progres bjb KPR Sejahtera FLPP dari 1 Januari 2025 hingga 2 Juni 2025 sebanyak 1.791 unit rumah dengan total sebesar Rp290.467.893.000 dengan dana BP Tapera sebesar Rp217.850.919.750 dan dana PT. SMF sebesar Rp72.616.973.250," bebernya.
Yusuf menambahkan, lokasi penyaluran bjb KPR Sejahtera FLPP terbanyak terdapat pada Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cirebon. Kabupaten Kuningan, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Bandung. (AN/E-4)
Pos Indonesia berkomitmen mendukung upaya pemerintah menyalurkan pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), menyiagakan petugas kesehatan dan ambulans untuk mengantisipasi dampak unjuk rasa yang tengah marak di Kota Bandung.
Petugas membubarkan massa dengan cara menembakkan gas air mata.
SMP Gagasceria, Kota Bandung, menggelar workshop untuk guru yang menghadirkan pakar pendidikan dari dalam negeri dan luar negeri.
Pusat kebugaran revolusioner dengan konsep fleksibel, kelas inovatif, dan stickfit pertama di Asia
Kesiapsiagaan itu dibutuhkan karena wilayah Kabupaten Bandung Barat menjadi kawasan paling rentan dan terdampak
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WIB.
Para pelaku mengaku mendapat upah Rp1 juta per orang untuk mengawal barang tersebut.
Massa melakukan aksi simpatik. Mereka menyuarakan keprihatinan atas kasus meningglany Affan Kurniawan
Saya memang tegas-tegasan. Tapi itu semua demi kebaikan Kabupaten Cianjur
Pantauan drone thermal pada Jumat (29/8) dini hari, terdeteksi pergerakan macan tutul mengarah ke area karantina.
Hujan yang turun sekitar pukul 14.30 WIB juga tidak menyurutkan semangat para pengunjuk rasa.
Pada 2024 lalu,belanja kacamata mencapai US $158,5 miliar dan diperkirakan meningkat menjadi US $173,9 pada tahun ini,
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
Aksi menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penghapusan outsourcing, tolak upah murah, stop PHK dan bentuk Satgas PHK.
Kehadiran Migrant Center ini sebagai upaya memberikan informasi kepada tenaga kerja yang hendak dikirim ke luar negeri
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Politeknik Bandung, jika terjadi gempa bumi, Gedung Setda berpotensi mengalami kerusakan.
Program 3 juta rumah bukanlah hal mudah terlebih di saat kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti saat ini
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved