Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Subang, Jawa Barat, menangkap empat orang preman yang kerap melakukan pungutan liar di kawasan Industri di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Mereka diamankan saat melakukan aksinya di dua lokasi berbeda. Dari empat pelaku, dua orang merupakan kakak beradik.
Penangkapan dilakukan di dua titik kawasan industri, tepatnya di daerah Pabuaran dan Cikaum. Para pelaku diketahui kerap memalak para sopir angkutan barang yang keluar masuk pabrik. Aksi mereka meresahkan, sehingga para sopir melaporkannya ke pihak kepolisian.
Keempat pelaku ini ialah AS, 36, warga Purwadadi, EJ, 38, warga Cikaum, Sementara yang ditangkap di kawasan pabrik Pungkook ialah SB, 20 warga Pabuaran dan U alias Koncleng, warga Patokbeusi.
Di kawasan pabrik PT Pungkook, Kecamatan Pabuaran, para pelaku memaksa sopir membayar Rp30.000 yang disebut sebagai sumbangan untuk keamanan dan lingkungan. Jika tidak membayar, sopir dilarang keluar dari area pabrik, bahkan para pelaku merusak kendaraan yang tidak mau membayar.
Kapolres Subang Ajun Komisaris Besar Ariek Indra Sentanu, menyatakan bahwa keempat pelaku kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum. Mereka terancam hukuman penjara hingga sembilan tahun.
"Pada hari ini Satreskrim telah menangkap empat pelaku pemalakan terhadap sopir di dua lokasi. Lokasi pertama di wilayah Ccikaum dan kedua di wilayah Pabuaran tepatnya di PT Pungkok, dengan empat tersangka," ungkapnya, Jumat (23/5)
Dia menambahkan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga iklim investasi yang kondusif, Polres Subang kini memprioritaskan pengamanan di kawasan industri agar kegiatan usaha dapat berjalan aman dan nyaman.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved