Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EFISENSI APBD 2025 yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga saat ini telah mencapai Rp3 triliun. Jumlah tersebut berasal dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terutama yang menyangkut belanja barang dan jasa.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menjelaskan, pihaknya sudah melakukan simulasi terhadap sejumlah kegiatan yang layak dipangkas anggarannya. Pemangkasan paling banyak dilakukan pada biaya perjalanan dinas, kegiatan seremonial, hingga honor.
Selain itu, efisiensi inipun dilakukan terhadap bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten/kota hingga pemberian dana hibah. Bahkan, pihaknya telah mensimulasikan realokasi anggaran untuk program makanan bergizi gratis bagi 27 kabupaten/kota senilai Rp1 triliun.
"Termasuk dari silpa. Semuanya sudah terkumpul Rp3 triliun," kata Herman di Bandung, Selasa (18/2).
Meski tidak merinci, dia menyebut pemangkasan anggaran ini sudah dilakukan dengan optimal. Selain cermat dan akurat, efisiensi inipun sudah sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.
"Ini juga harus tegak lurus dengan visi dan misi gubernur terpilih," katanya.
Meski begitu, dia mengakui pihaknya belum mengetahui hasil efisiensi anggaran ini akan dilakukan untuk kegiatan apa. Pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat dan gubernur terpilih terkait realokasi ini.
"Kami masih menunggu arahan terkait penggunaan anggaran hasil efisiensi ini. Pak gubernur (terpilih) yang memutuskan," ujarnya.
Herman memastikan pihaknya sudah menginformasikan realokasi anggaran ini kepada pemerintah pusat dan gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi. "Sudah kami laporkan. Nanti juga akan dibicarakan dengan DPRD. Karena terkait perubahan anggaran ini, pasti dengan DPRD," ucapnya.
Nantinya, lanjut dia, hasil efisiensi anggaran ini akan dilakukan untuk memperkuat program prioritas gubernur-wakil gubernur terpilih. Di antaranya Infrastruktur, jalan, jembatan, irigasi, pendidikan, ruang kelas baru, kesehatan dan elektrifikasi.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved