Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAHKota Bandung bakal melakukan penertiban reklame terutama dari sisi penataannya. Hal ini dilakukan karena keberadaan reklame banyak yang tidak memerhatikan keindahan kota. Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Kota Bandung Bambang Suhari menjelaskan, selama ini banyak reklame yang pemasangannya tidak sesuai dengan tata ruang wilayah. Menurutnya, banyak reklame yang justru merusak keindahan kota.
"Harus ditata. Kondisi sekarang banyak reklame yang merusak wajah kota," katanya di Bandung, Kamis (16/1).
Bahkan, reklame yang amburadul penempatannya ini terjadi pada yang memiliki izin. Banyak juga titik-titik pemasangan reklame yang mengubah fungsi lahan, seperti pada ruang terbuka hijau. Karena itu, Pemerintah Kota Bandung tengah melakukan moratorium perizinan reklame. Ini pun sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 25 Tahun 2023 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Reklame. Dengan berlakunya moratorium, Bambang menyebut Pemerintah Kota Bandung sudah tidak lagi menerbitkan izin untuk pemasangan reklame.
"Sudah di-cut off, tak lagi ada izin reklame," ucapnya.
Dengan adanya moratorium, pihaknya menargetkan awal tahun depan seluruh reklame sudah terpasang dengan baik. "Sehingga ke depannya reklame ini jadi penunjang keindahan kota, selain penunjang PAD," ungkapnya.
Saat ini, Pemerintah Kota Bandung melalui Satpol PP tengah melakukan penertiban terhadap reklame yang bermasalah. Karena keterbatasan, sebulan hanya dilakukan dua kali penertiban. Pun pihaknya menyosialisasikan kepada pemilik reklame. "Jadi kami minta pemilik menertibkan sendiri," tuturnya.(M-2)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved