Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM kurun sepekan terakhir Kota Sukabumi, Jawa Barat, terus-terusan dilanda bencana hidrometeorologi. Kondisi tersebut dipicu cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang.
Pemerintah kota meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Sebab, curah hujan tinggi diprediksi akan terjadi beberapa bulan ke depan.
Tak hanya masyarakat, kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Sukabumi didorong ikut berkontribusi memitigasi potensi bencana. Upayanya bisa dimulai dari hal terkecil dengan mengedukasi masyarakat menjaga di lingkungan tempat tinggal mereka.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Mohamad Hasan Asari, menegaskan ASN merupakan teladan bagi masyarakat. Karena itu, mereka harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat menjaga kondisi lingkungan.
"Bencana yang terjadi di Kota Sukabumi akhir-akhir ini didominasi banjir," tuturnya, Senin (11/11).
Selain faktor tingginya curah hujan, menurut dia, ada faktor penyebab lain terjadi banjir. Salah satunya saluran-saluran air yang tersumbat akibat sampah.
"Hasil analisis BPBD, terjadinya banjir limpasan karena aliran air tersumbat sampah. Faktor lainnya terdapat bangunan yang mempersempit jalur air. Jadi, kami mohon bantuan para ASN memberikan arahan minimal di lingkungan masing-masing, terutama terkait kesiapsiagaan dan kebersihan lingkungan," tegas Hasan.
Dengan edukasi yang sangat sederhana, lanjutnya, diharapkan ke depan bisa mengurangi risiko potensi kebencanaan dengan skala lebih besar saat musim hujan.
"Bersihkan halaman atau lingkungan sekitar. Ini salah satu langkah yang bisa kita lakukan untuk meminimalkan hal-hal yang tidak diinginkan. Saya minta semua aparatur wilayah menyosialisasikan ini,” pungkasnya.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved