Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Cirebon menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bersiap mengantisipasi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
“Kami sudah memberikan arahan kepada seluruh perangkat daerah terkait antisipasi musim hujan. Tujuannya untuk mengurangi potensi bencana, seperti banjir dan pohon tumbang,” tutur Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Iing Daiman, Minggu (10/11).
Antisipasi dan kesiapsiagaan, ujarnya, diperlukan untuk meminimalisasi risiko bencana yang dapat timbul seperti banjir dan pohon tumbang, seiring datangnya musim hujan.
Dijelaskan Iing, beberapa perangkat daerah sudah melakukan langkah-langkah persiapan menjelang musim penghujan. Seperti Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), telah melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon juga telah siaga penuh untuk menghadapi potensi bencana, bersama dinas-dinas terkait lainnya.
Selain itu, imbuh dia, Pemkot irebon telah melakukan normalisasi sungai di beberapa titik yang dianggap rawan banjir.
“Meskipun normalisasi ini belum optimal, InsyaAllah kami akan berusaha memaksimalkannya,” tutur Iing.
Sementara dari Kabupaten Kuningan dilaporkan, pemerintah daerah setempat telah menetapkan status kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini.
“Kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi ditetapkan mulai 1 November 2024 hingga April 2025,” tutur Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Reno Presna Sunardi. (H-3)
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Survei pascabencana yang dilakukan Pusat Koordinasi Nasional Mapala se-Indonesia bersama pegiat lingkungan menemukan ratusan titik longsor di kawasan hulu sungai Tapanuli Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved