Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Cirebon menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bersiap mengantisipasi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
“Kami sudah memberikan arahan kepada seluruh perangkat daerah terkait antisipasi musim hujan. Tujuannya untuk mengurangi potensi bencana, seperti banjir dan pohon tumbang,” tutur Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Iing Daiman, Minggu (10/11).
Antisipasi dan kesiapsiagaan, ujarnya, diperlukan untuk meminimalisasi risiko bencana yang dapat timbul seperti banjir dan pohon tumbang, seiring datangnya musim hujan.
Dijelaskan Iing, beberapa perangkat daerah sudah melakukan langkah-langkah persiapan menjelang musim penghujan. Seperti Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), telah melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon juga telah siaga penuh untuk menghadapi potensi bencana, bersama dinas-dinas terkait lainnya.
Selain itu, imbuh dia, Pemkot irebon telah melakukan normalisasi sungai di beberapa titik yang dianggap rawan banjir.
“Meskipun normalisasi ini belum optimal, InsyaAllah kami akan berusaha memaksimalkannya,” tutur Iing.
Sementara dari Kabupaten Kuningan dilaporkan, pemerintah daerah setempat telah menetapkan status kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini.
“Kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi ditetapkan mulai 1 November 2024 hingga April 2025,” tutur Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Reno Presna Sunardi. (H-3)
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BPBD Kabupaten Bantul masih mewaspadai ancaman bencana Hidrometeorologi akibat cuaca ekstren. Mitigasi bencana disiapkan, mulai dari pembentukan posko di setiap kelurahan.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved