Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MASSA dari dua kelompok ormas bentrok di Jalan Raya Cianjur-Bandung
Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (30/8) petang.
Mereka terlibat saling serang menggunakan senjata tajam di ruas jalan utama Cianjur-Bandung.
Sejumlah anggota ormas yang terlibat bentrok
mengalami luka bacokan. Mereka dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Belum diketahui persis pemicu bentrokan antardua kubu ormas itu. Namun
kabar beredar penyebabnya karena kesalahpahaman.
Baca juga : Bapera Cianjur Salurkan Bantuan bagi Penyintas Gempa
Polres Cianjur dan TNI mengerahkan personel ke lokasi. Mereka mampu mengendalikan situasi.
Hingga Jumat malam personel masih siaga di lokasi. Hal itu dilakukan untuk mencegah bentrok susulan.
Para petinggi dari kedua kubu ormas dimediasi Polres Cianjur di Aula
Satintelkam. Kedua kubu pun sepakat islah melalui surat pernyataan yang ditandatangani pimpinan ormas masing-masing.
Baca juga : Lapan Perkirakan Awal Ramadan Bersama pada 13 April
Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Rohman Yonky Dilatha menegaskan, dengan ditandatanganinya surat pernyataan, permasalahan sudah selesai. Setiap pimpinan ormas diminta memastikan tidak terjadi lagi aksi bentrokan susulan.
"Harus dipastikan, sampai kapanpun tidak akan terjadi lagi peristiwa
seperti ini. Setiap pihak harus bisa untuk menahan diri dan menjaga
ketertiban," tegasnya.
Terjadinya aksi bentrokan berdampak negatif di mata masyarakat. Sejatinya, ormas sebagai bagian dari kontrol sosial harus bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah sehingga Kabupaten Cianjur dalam kondisi tenteram, nyaman, dan lohjinawi.
Baca juga : Kemenag Terima Hibah 100 Ton Kurma dari Pemerintah Arab Saudi
"Cukup ini yang terakhir. Apabila terjadi lagi akan kami proses. Kabupaten Cianjur akan ada agenda politik. Saya harapkan situasi Cianjur kondusif," jelasnya.
Bagi korban yang terluka, saat ini dalam penanganan medis. Yonky
menyarankan kepada pimpinan ormas agar menginstruksikan anggotanya tidak berkeliaran di luar.
"Lebih baik berkumpul bersama keluarga. Kita jaga bersama-sama kondusivitas Kabupaten Cianjur," pungkasnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved