Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU setengah jam tak terasa. Lekuk tubuh dan tembang yang dikumandangkan Sang Kembang Bale menyihir 300-an penonton di panggung terbuka NuArt Scuplture Park, Bandung, Jumat (9/8) malam.
Ariel Tatum yang memerankan Sang Kembang Bale tampil mempesona. Dia menari dan mengumandangkan tembang dengan pakem dan cengkok Sunda yang mumpuni.
Penampilan monolog artis kelahiran Jakarta itu diselingi dengan tari dan nyanyi. Empat penari pria juga muncul sesekali. Tiga pria menjadi nayaga yang memainkan kendang, kenong dan gong.
Baca juga : Musik Tradisi Tarawangsa Asal Sunda Tur Eropa
Selama pertunjukkan, Sang Kembang Bale menuturkan tahap demi tahap kehidupannya. Dilahirkan dari sebuah kampung di pinggir hutan, Pijar, namanya, ditakdirkan berada di tengah keluarga miskin.
Ronggeng pun menjadi pilihan hidupnya untuk mengubah nasib. Belajar dari penari tua, Indung Asih, Pijar menempa dirinya untuk menjadi bintang panggungnya ronggeng atau Sang Kembang Bale.
Tekadnya yang bulat membuatnya berhasil meraih cita-citanya. Pijar menjadi Sang Kembang Bale. Dia disukai banyak orang. Tidak hanya para lelaki yang datang untuk mendengarnya menembang atau melihatnya menari, tapi juga ibu yang membawa anak-anak yang sakit. Mereka yakin dengan sentuhan Sang Kembang Bale, sang anak bisa sembuh.
Baca juga : Pegawai Kejati Jabar Terima Penghargaan sebagai Pelestari Seni dan Budaya Sunda
Namun, seperti perempuan lain, Pijar juga dirundung kegalauan ketika terbesit pikiran untuk menikah, berumah tangga dan mempunyai anak. Hanya saja, tekadnya yang sudah bulat untuk menggeluti dunia seni mengalahkan kegalauan itu.
Episode kehidupan yang menorehkan kenangan ialah saat kelompok ronggengnya kehilangan kendang. Dunia terasa gelap baginya. Tak terpikirkan kelompok seninya tanpa kendang. Namun, kendang akhirnya kembali.
Tahap akhir dalam perjalanan Sang Kembang Ronggeng ialah saat sejumlah bintang panggung ronggeng muncul dari desa lain. Bukannya merasa tersaingi, Pijar justru makin mengeraskan diri untuk belajar dari para peronggeng lain. Dia menyerahkan kehidupannya secara total untuk seni, melestarikan tradisi turun temurun masyarakat Sunda.
Baca juga : Farhan Janji akan Aktifkan Ruang Kesenian di Kota Bandung
5 Minggu
Sang Kembang Bale (Nyanyian yang Kutitipkan pada Angin) merupakan pertunjukan teater persembahan Titimangsa bersama Bakti Budaya Djarum Foundation. Pementasan ini terinspirasi kisah kesenian ronggeng gunung.
Ini merupakan produksi ke-79 mereka. Pementasan digelar selama dua hari, 10-11 Agustus 2024 di NuArt Scuplture Park, Bandung.
Baca juga : Jadi Ronggeng Gunung, Ariel Tatum Kesulitan Nyanyi Ketimbang Menari
"Sang Kembang Bale berupaya menghidupkan kembali tradisi yang hampir punah. Kami berharap pertunjukkan ini dapat menghidupkan kembali kekayaan budaya indonesia," tutur Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian.
Ariel Tatum mengaku sangat menyukai pertunjukkan ini dan peran yang ia lakoni. "Sesuatu yang baru buat saya. Saya langsung jatuh cinta begitu disodori untuk memerankan kisah seorang kembang bale," tambahnya.
Untuk dapat memerankan tokoh ini, pemain film dan sinetron ini harus belajar selama 5 minggu penuh. Setiap hari, dia harus menghabiskan waktu 6-8 jam.
"Saya harus belajar menari, menembang dan berbahasa sunda. Semua ada pakemnya dan tidak boleh dilanggar. Ini benar-benar baru buat saya," tandasnya
Sutradara Sang Kembang Bale, Heliana Sinaga mengaku puas dengan penampilan Ariel Tatum. "Monolog menguras kemampuan seorang aktor untuk tampil maksimal. Ariel Tatum berhasil melakukannya," tandasnya.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Konservasi tidak bisa hanya bicara satwa. Kalau masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat, maka konservasi akan selalu kalah,
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sebanyak 19 fasilitas pengolahan sampah tetap dioperasikan hingga menjelang hari H Lebaran.
MEMASUKI puncak arus mudik, ribuan kendaraan memadati ruas Tol Cipali Subang, Jawa Barat.
Super Aplikasi Rumah Pendidikan disediakan Pusdatin Kemendikdasmen
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) menerima aduan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
POLRES Sukabumi Kabupaten resmi menaikan status perkara kasus kematian anak Nizam Syafei ke tahap penyidikan.
MEMASUKI periode puncak arus mudik Lebaran 2026, PT KAI Logistik (Kalog) mencatatkan adanya peningkatan pengiriman hewan peliharaan melalui layanan ritel Kalog Express.
KONFLIK Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang belum juga usai, membuat operasional Bandung Zoo selama libur Lebaran tetap ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
KAI Commuter Bandung menyediakan total 1.254 perjalanan atau 57 perjalanan setiap hari.
Polres Cianjur berkeinginan membantu masyarakat yang rindu berkumpul bersama keluarga saat Idul fitri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved