Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA orang dari lima orang tersangka pencurian kendaraan bermotor di 55 lokasi tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kota, Kabupaten Tasikmalaya dan Garut terpaksa ditembak Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya. Ketiga orang itu ditembak karena berupaya melarikan diri dan melawan petugas.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono mengatakan mereka menerima banyak laporan terkait pencurian kendaraan yang terjadi di wilayahnya. Setelah dilakukan pengembangan, Kepolisian berhasil menangkap 5 orang tersangka yang mana semuanya merupakan resividis.
"Kasus yang dilakukan berhasil menangkap 5 orang berinisial RN, SK alias Kaka, 32, warga Cibeureum, DN alias Unay, 25, PK alias Peot, 21 dan HN alias Kecut, 29, warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Para tersangka mengaku, telah mencuri motor di 55 tempat kejadian perkara (TKP) di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Garut tapi di antara mereka ditembak pada bagian kedua kakinya karena berusaha melawan," katanya, Selasa (4/6).
Baca juga : Trio Pencuri Besi Gorong-gorong yang Viral Dibekuk Polisi
Joko mengatakan, aksi pencurian kendaraaan bermotor yang dilakukan tiga kelompok tersebut menggunakan kunci Y. Mereka mencari target sasaran di halaman rumah, masjid, jalan, minimarket dan sekolah.
Namun, barang bukti dijual seharga Rp3 juta - Rp3,5 juta melalui aplikasi media sosial milik tersangka. Dari 37 TKP, kepolisian baru mengamankan 21 motor.
"Kami masih mencari motor hasil pencurian di Tasikmalaya dan Garut, mengingat tersangka mengaku barang bukti tersebut semuanya itu terjual tapi prosesnya butuh pengembangan. Akan tetapi, dalam pengungkapan kasus yang terjadi di wilayahnya berkat upaya anggotanya di setiap Polsek dan Polres mengejar pelaku," ujarnya.
Menurutnya, pengembangan yang dilakukan anggotanya diketahui tersangka melakukan pencurian di 55 tempat kejadian perkara (TKP) dan baru 21 motor ditemukan di masyarakat setelah mereka menjual melalui Media Sosial (Medsos) Facebook.
"Atas perbuatan tersebut SN dan SK terjerat pasal 362 Jo 52 hukuman 5 tahun penjara dan DN, PK, HN dijerat pasal 363 atau pasal 480 ancaman 7 tahun penjara. Akan tetapi, untuk baranhlg bukti yang diamankan berupa kunci Y, 21 motor, HP, helm dan Jaket," papatnya. (Z-3)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved