Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya mendukung perkembangan UMKM, Kodam III/Siliwangi menggelar Festival UMKM dan Batik, pada Rabu (29/5)-Minggu (2/6) di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung.
Festival ini didukung PT Maxxindo. Festival memamerkan budaya lokal Nusantara melalui berbagai kerajinan kain batik, kain tenun, kain bordir, asesoris, dan kuliner.
Dalam kegiatan itu, banyak warga yang tertarik dan datang. Mereka terkesan saat melihat hasil karya usaha mikro, kecil dan menengah dari berbagai penjuru daerah.
Baca juga : GNTI, Sayap Partai PDIP, Gelar Pameran UMKM Kerakyatan
"Festival UMKM dan Batik merupakan upaya Kodam III/Siliwangi untuk mendukung program pemerintah dalam memberdayakan UMKM. Festival digelar untuk memberikan ruang promosi yang lebih besar, serta memperkenalkan batik dari Jawa Barat," ujar Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Mohammad Fadjar, saat menutup festival, Minggu malam.
Kodam III/Siliwangi, lanjutnya, berupaya memaknai HUT ke-78-nya dengan kegiatan yang mendukung berbagai upaya pemerintah. Di antaranya untuk meningkatkan pariwisata, kebudayaan, dan usaha lain dalam rangka pembangunan nasional.
Dia mengucapkan terima kasih kepada para pelaku UMKM atas kontibusinya dalam kegiatan pameran. Diharapkan hasil yang diperoleh sebanding dengan upaya dan pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pelaku usaha.
Baca juga : BI DKI Targetkan Jakreatifest 2024 Bukukan Transaksi Hingga Rp9,2 Miliar
Pada penutupan Festival tersebut dilakukan penyerahan hadiah kepada para juara lomba. Untuk Fashion Show busana TNI dan Fashion Show busana Nusantara diserahkan oleh Ketua Persit KCK Daerah III/Slw. Sementara juara Kategori A, B dan C busana Army Look dan Fotogenic diserahkan oleh Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Akhmad Wiyagus.
Apresiasi khusus juga diberikan oleh Pangdam III/Slw kepada anak-anak difabel yang tampil pada festival dan Pasukan Paskibraka sebagai pengisi acara saat pembukaan serta peserta Pameran UMKM.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved