Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Nelayan Tani Indonesia (GNTI), organisasi sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar pameran produk UMKM binaan di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, pada Jumat – Minggu (24-26 April 2024).
Pameran yang ini diselenggarakan di acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-V PDIP itu juga diikuti oleh organisasi sayap PDIP yang lain, di antaranya Banteng Muda Indonesia, Taruna Merah Putih, dan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem).
Pascapembukaan Rakernas yang dihadiri oleh 4.858 kader PDIP dari seluruh wilayah ini, Ketua Umum GNTI Prof Dr Rokhmin Dahuri MS mengunjungi stand pameran UMKM GNTI. Ketua DPP Bidang Kelautan dan Perikanan PDIP ini merasa senang dan berterima kasih pameran produk UMKM hasil laut dan pertanian dari berbagai daerah dapat dilaksanakan dengan baik. Terlebih pameran ini mendapat banyak perhatian dan kunjungan dari peserta Rakernas dan bahkan dari para poltisi ternama PDIP.
Baca juga : Sambut Hari Kopi Dunia, Dekopi Siap Gelar 'Gerakan Fair Trade Nasional' di Medan
Sejumlah politisi senior PDIP tak menyia-nyiakan waktu luangnya dalam Rakernas, mengunjungi stand pameran GNTI di antaranya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dr. Hasto Kristyanto dan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Selain itu, tampak juga Edo Kondologit Ketua DPC PDIP Kota Sorong dan Nico Siahaan Caleg PDIP di Dapil Jawa Barat 1.
Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Kepada Sekjen GNTI, Ama Banapon, Hasto Kristyanto mengatakan bahwa GNTI dipersilakan mempersiapkan program-program kerakyatan untuk mem-back up pilkada serentak pada 2024 ini.
Koordinator pameran produk UMKM binaan GNTI, H Sutrisno SE, merasa senang dan bersyukur stand pameran GNTI mendapat banyak kunjungan. “Saya bersyukur dan sangat senang stand GNTI banyak mendapatkan perhatian dan kunjungan peserta Rakernas, meski kami belum puas karena tidak sempat mempersiapkan dengan maksimal, semata-mata karena terbatasnya waktu yang ada untuk persiapan itu,” ujar Sutrisno pembina lebih dari 3000 petani jagung di Lampung ini.
Baca juga : SMK-PP Kementan Motivasi Milenial Terapkan Pertanian Ramah Lingkungan
Namun momentum pameran ini, lanjut Sutrisno, memberikan pembelajaran ke depan. Ke depan PP GNTI berencana mengadakan even pameran nasional bekerjasama dengan berbagai pihak, bahkan dengan pihak-pihak dalam dan luar negeri. “Ditargetkan bisa dilaksanakan maksimal dan mendapatkan hasil sebesar mungkin. Ini terkait dengan program kerja GNTI ke depan,” ujar Ketua Bidang Kerjasama Internasional GNTI Pusat, ini.
Bakti Nelayan Tani
Terkait program kerja GNTI, Sekretaris Jenderal (Sekjen) GNTI, Ama Banapon MS, mengatakan bahwa pendekatannya harus ekonomi. Persoalan terbesar kita di ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang belum terselesaikan ada di dua sektor, yaitu kelautan dan pertanian. Mengutip Bung Hatta tentang ekonomi kerakyatan, maka harus didorong ke arah pendekatan koperasi.
Baca juga : Ganjar Gandeng BI Majukan Produk Dalam Negeri Lewat UMKM Gayeng 2023
Masyarakat nelayan dan petani bisa dikatakan sebagai prime mover ekonomi. Menurut Banapon, ketika terjadi krisis moneter, justru merekalah yang banyak membantu. Kita jangan melihat pasar uang, tapi lihatlah pasar tradisional, jika masih bergerak, maka kondisi masih aman.
Ama Banapon mendorong pemikiran perlunya mewujudkan bank nelayan tani perlu dipertimbangkan serius. Jika belum memungkinkan, bisa didorong ke BPR. Jika belum memungkinkan juga, bisa dimulai dengan Baitul Mal.
GNTI juga mencanangkan program bakti nelayan tani, yaitu semua program diarahkan kepada pemberdayaan nelayan dan petani. Untuk mewujudkan rencana tersebut, pada akhir tahun 2024 ini GNTI merencanakan even international conference dengan program Bakti Nelayan Tani.
Baca juga : Ganjar Beri Manfaat ke Nelayan hingga Pelaku UMKM Lewat Tiga Perda Baru
Pada 2023 lalu, utusan Tiongkok sudah melakukan kunjungan ke GNTI untuk menawarkan program-program kerjasama yang produktif. Sebagai langkah awal, GNTI sudah menjajaki kemungkinan kerjasama dengan Tiongkok. GNTI akan melakukan kunjungan balasan ke Tiongkok, diharapkan bisa menghasilkan program bersama. Jika sudah ada kerja sama kota kembar, kita bisa lakukan kerja sama desa kembar.
Kerja sama internasional selanjutnya, GNTI bisa melakukan dengan negara-negara serumpun: Malaysia, Thailand, Jepang, dan yang lainnya, mana yang lebih cepat dilaksanakan. “Kami optimis bisa melakukan rencana-rencana tersebut, terlebih Ketum GNTI memang memiliki network internasional yang luas dan sangat bagus,” papar Banapon.
Tim GNTI, menurut Banapon, yang sudah siap melaksanakan program-program yang dicanangkan. Karena itu pihaknya GNTI optimis mampu mewujudkan rencana skala nasional, yaitu kemandirian dan kedaulatan pangan.
Dengan integrasi ini, para pelaku bisnis tidak hanya mendapatkan akses pasar, tetapi juga ruang untuk pertukaran pengetahuan dan kolaborasi lintas sektor yang lebih efisien.
Melalui pameran seni bertajuk Prosperous Horse Year, publik diajak merayakan pergantian tahun melalui deretan karya patung dan lukisan yang sarat akan makna optimisme.
Pasar barang mewah sekunder di Indonesia menunjukkan dinamika yang kuat.
Sejak pekan pertama Desember 2025, pameran ini telah menyambangi tiga titik pusat keramaian di Jakarta, yakni Masjid Istiqlal, Stasiun Tanah Abang Baru, dan berakhir di Ragunan.
Tahun 2025 menjadi tahun gemilang bagi reputasi akademik ITB.
MUSEUM Macan mempersembahkan Uma, karya terbaru untuk Ruang Seni Anak, yang dikembangkan oleh Ibu Arsitek, sebuah kolektif arsitek perempuan Indonesia.
Pemerintah terus memperkuat kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan menjadikan pengadaan negara sebagai penggerak utama industri nasional.
Vannoe menghadirkan rangkaian solusi unggulan seperti videotron, kiosk, dan interactive flat panel (IFP) yang menyatukan teknologi, seni, dan kolaborasi.
Gelaran tahunan Government Procurement Forum & Expo (GPFE) atau forum dan pameran pengadaan keperluan pemerintah 2025 sukses diselenggarakan pada 23-25 Juli 2025.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus melaksanakan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
"Masyarakat lebih memilih produk dari Tiongkok yang lebih murah, dibandingkan produk lokal. Terlebih kemarin ada info masuknya produk impor dari Tiongkok secara ilegal."
SANTRI sebagai generasi bangsa menjadi tonggak bagi kemajuan dan pembangunan bangsa. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui memperkuat produk asli milik Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved