Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus berupaya agar produk alat kesehatan Tanah Air bisa memenuhi pasar di dalam negeri. Hal tersebut dilakukan sejalan dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
"Kita telah memuat satu bab khusus ketahanan kefarmasian dan alat kesehatan di UU 17 Tahun 2023. Ini merupakan upaya dari pemerintah untuk terus mendorong agar produksi dalam negeri terus meningkat," kata Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia di Jakarta, pada Rabu (21/8).
Rizka mengungkapkan saat ini industri alat kesehatan lokal baru bisa memenuhi 30% kebutuhan di dalam negeri.
Baca juga : Harga Produk Alat Kesehatan Tinggi karena Industrinya Belum Mapan
"Kita berharap produk dalam negeri terus meningkat sehingga dapat mensubstitusi semua alat kesehatan impor. Undang-Undang 17 2023 ini secara jelas kita mengutamakan kemandirian kesediaan farmasi dan alat kesehatan dan kita juga mengutamakan penggunaannya. Jadi bukan hanya produksinya, tapi sampai penggunaannya," terang dia.
Selain itu, di dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Kemenkes juga telah cantumkan pasal-pasal yang memuat terkait dengan percepatan pengembangan industri alat kesehatan dan industri farmasi dalam negeri, serta pasal-pasal yang memuat bagaimana pemanfaatannya di dalam pelayanan kesehatan.
"Tentunya ini juga tidak bisa kita berdiri sendiri. Kita harus bersama-sama dengan Kementerian/Lembaga. Termasuk juga kita ingin meningkatkan tracehold dan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk produk-produk alat kesehatan yang sudah dapat diproduksi dalam negeri," tandasnya. (Z-11)
Pemerintah terus memperkuat kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan menjadikan pengadaan negara sebagai penggerak utama industri nasional.
Vannoe menghadirkan rangkaian solusi unggulan seperti videotron, kiosk, dan interactive flat panel (IFP) yang menyatukan teknologi, seni, dan kolaborasi.
Gelaran tahunan Government Procurement Forum & Expo (GPFE) atau forum dan pameran pengadaan keperluan pemerintah 2025 sukses diselenggarakan pada 23-25 Juli 2025.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus melaksanakan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
"Masyarakat lebih memilih produk dari Tiongkok yang lebih murah, dibandingkan produk lokal. Terlebih kemarin ada info masuknya produk impor dari Tiongkok secara ilegal."
SANTRI sebagai generasi bangsa menjadi tonggak bagi kemajuan dan pembangunan bangsa. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui memperkuat produk asli milik Indonesia.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025.
Kemenkes menyatakan bahwa nakes Kemenkes menyatakan nakes tetap melayani warga di Desa Cekal dan Desa Pantan Kemuning,Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved