Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menempati posisi kedua di dunia dalam jumlah kasus Tuberkulosis (Tb), setelah India dan melampaui Tiongkok.
"Posisi ini sebelumnya ditempati oleh Tiongkok. Namun mereka berhasil menurunkan angka kasus secara signifikan," ungkapnya dikutip dari laman resmi Kemenkes, Selasa (5/8).
Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah menggalakkan strategi quick win dengan fokus pada identifikasi dini, peningkatan notifikasi kasus, dan pengobatan menyeluruh. Langkah ini ditujukan untuk menekan separuh angka kasus Tb nasional hingga 2030.
“Kita menargetkan penurunan 50% kasus Tb pada 2030. Pemerintah optimis target ini bisa dicapai dengan sinergi berbagai pihak,” papar Dante.
Strategi tersebut diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan dari institusi akademik.
Dante juga menekankan pentingnya deteksi aktif (active case finding) sebagai langkah preventif dalam pengendalian Tb. “Dari 49 orang yang dilakukan X Yay, ditemukan 3 kasus Tb. Bayangkan jika tidak terdeteksi mereka bisa menularkan ke sekelilingnya,” ujarnya.
Dante juga menggarisbawahi pentingnya edukasi dan pencegahan penularan di tingkat keluarga, mengingat banyak anggota keluarga yang tidak menyadari risiko penularan Tb dari satu orang ke yang lain.
“Kita ingin memutus mata rantai penularan di rumah tangga dan lingkungan terdekat,” jelasnya.
Kegiatan skrining Tb gratis ini merupakan bagian dari program mendukung pelaksanaan Program Quick Win Presiden Prabowo Subianto dalam transformasi layanan kesehatan.
Upaya percepatan penanganan Tb akan difokuskan di wilayah endemis, termasuk Maluku Utara. PDante menegaskan bahwa penguatan deteksi dan pengobatan di daerah seperti Ternate menjadi prioritas.
“Kita harus mulai sekarang agar target 2030 tercapai, bahkan membebaskan Indonesia dari Tb,” tegasnya.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa Kota Ternate menyumbang sekitar 50% notifikasi kasus Tb di Provinsi Maluku Utara, menjadikannya wilayah dengan prioritas tinggi dalam penanganan penyakit menular tersebut. (H-3)
SAAT ini, di Indonesia terdapat sekitar 90 juta anak yang berumur 0-18 tahun, yang berarti hampir 30% dari jumlah penduduk negeri ini yang berjumlah sekitar 280 juta jiwa.
Selain daya tahannya yang tinggi, karakteristik biologis bakteri ini juga menjadi tantangan dalam proses diagnosis.
TB disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meski terutama menyerang paru-paru, bakteri ini juga dapat menginfeksi organ lain.
Tuberkulosis masih menjadi salah satu tantangan kesehatan global terbesar. Delapan negara, termasuk Indonesia, menyumbang sekitar 68% dari total kasus TB di dunia.
TUBERKULOSIS (TB) tanpa gejala (asymptomatic tuberculosis) menjadi penyakit yang harus diwaspadai masyarakat karena tetap bisa menyebabkan penularan.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
Dilantiknya Benyamin Paulus yang seorang dokter spesialis paru sebagai wakil menteri kesehatan membawa harapan baru untuk penanggulangan tuberkulosis (TB) di Indonesia.
Pemerintah pusat merencanakan penyediaan alat rontgen untuk seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Kepala Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Murni Luciana Naibaho mengungkapkan, ratusan tokoh masyarakat dari tiga kelurahan yang dikukuhkan sebagai agen perubahan.
INDONESIA menempati peringkat kedua kasus Tuberkulosis (Tb) terbanyak di dunia dengan lebih dari 1 juta kasus dan 125.000 kematian setiap tahun.
KASUS tuberkulosis (TB) di Indonesia masih terus mengalami peningkatan. Mengacu pada Laporan TB Global yang diterbitkan oleh WHO Tahun 2023, Indonesia menempati posisi kedua setelah India.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved