Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan menargetkan pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) di setiap wilayah. Tujuannya untuk penanggulangan kemiskinan dan mencegah stunting.
"Dibentuknya KWT ini bisa meningkatkan perekonomian keluarga melalui
pekarangan. Pekaran rumah bisa ditanam dengan beragam tanaman, seperti sayur, rempah-rempah dan buah," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan, Wahyu Hidayah, Kamis (16/5).
Hasil dari tanaman di pekarangan itu dapat diolah menjadi berbagai
pangan olahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga hingga dijual untuk
ketahanan ekonomi rumah tangga.
Baca juga : Kabupaten Kuningan Perluas Lahan Tanam 2024
"Ada banyak jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan gizi dan
mencegah stunting, di antaranya adalah ikan, telur, buah, dan sayur.
Buah dan sayur dapat kita tanam dengan memanfaatkan lahan pekarangan
rumah, mudah dan murah," lanjutnya.
Pihaknya, menurut Wahyu, juga telah bersinergi dengan PKK Kabupaten
Kuningan dengan menggelontorkan program mengentaskan kemiskinan dan
stunting melalui olahan pangan (Misting Opa).
"Kami bersinergi untuk melakukan pembinaan kepada KWT di Kabupaten Kuningan. Dengan begitu KWT bisa mengolah tanaman pangan yang ditanam di pekarangan menjadi makanan yang lezat dan bergizi," tambahnya.
Baca juga : Reborn Indonesia Gelar Ride and Camp di Kampung Wisata Cibuntu, Kuningan
Dengan mengonsumsi makanan yang bergizi maka asupan untuk keluarga juga
bisa memenuhi standar vitamin yang dibutuhkan tubuh sehingga dapat
mencegah stunting.
Dijelaskan Wahyu, ketahanan pangan di daerah harus dimulai dengan
ketahanan pangan keluarga, desa, kecamatan dan kabupaten. Dengan ekonomi keluarga terjaga, maka kemiskinan dapat ditekan.
Dia mengaku optimistis peran aktif KWT dalam mengedukasi masyarakat untuk memberikan makanan sehat bergizi kepada ibu hamil dan balita, kasus Stunting di Kabupaten Kuningan dapat ditekan.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
SITUASI keamanan di kawasan Timur Tengah yang kian memanas mulai, berdampak pada sektor perjalanan ibadah umrah.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum mengebut pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur di ruas-ruas jalan nasional di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
KONFLIK di Timur Tengah menjadi perhatian bagi Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat (Jabar).
DIPREDIKSI sekitar 700 ribu wisatawan bakal masuk ke Kota Bandung saat libur Idulfitri 1447 hijriah mendatang.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran.
Klinik Utama Permata Hati menegaskan komitmennya dalam mendorong upaya pencegahan cacat bawaan melalui pendekatan edukatif, preventif, dan berbasis layanan klinis terintegrasi.
Arus kedatangan juga menunjukkan angka yang signifikan.
Program Motis Angkutan Lebaran 2026 telah dibuka pendaftarannya mulai Minggu, 1 Maret hingga 29 Maret 2026.
Solusi tersebut merupakan titik temu dari belum jelasnya penyelesaian persoalan Kebun Binatang Bandung
Layanan pengaduan ke akun media sosialnya baik Instagram maupin Tiktok akan ditampung dan ditindaklanjuti.
Kerusakan jalan yang paling parah terjadi di Desa Malausma hingga Cikijing, Kabupaten Majalengka.
KEPALA Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti, mengimbau, jemaah umrah untuk berhati-hati dan tetap menjaga kondusivitas.
Pembangunan sentra pangan merupakan langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Jabar memberi kepastian bahwa beberapa ruas jalan tol dirancang untuk beroperasi secara fungsional selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.
PEMERINTAH Kota Bandung masih menunggu regulasi pemerintah pusat tsoal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Pergerakan tanah di wilayah itu berdampak terhadap 10 kepala keluarga. Saat ini, mayoritas penyintas mengungsi di rumah kerabat, bahkan ada yang menyewa atau mengontrak rumah.
Aksi balap liar tersebut dilakukan oleh puluhan pelajar di jalan raya Lingkar Timur Kabupaten Kuningan, Minggu (1/3) dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved