Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI menanam pohon pisang di jalan rusak dilakukan warga Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat sebagai bentuk protes. Jalan rusak sudah lama dibiarkan tanpa perbaikan.
Ironisnya, titik jalan yang rusak itu berada tidak jauh dari Kompleks
perkantoran Pemkab Bandung Barat. Terdapat dua lubang menganga yang sengaja ditanami pohon pisang oleh warga.
Sebagian jalan rusak lainnya diurug mengunakan koral dan batu kerikil agar tak membahayakan pengguna jalan. Inisiatif tersebut dilakukan warga sebab di Jalan Raya Mekarsari kerap terjadi kecelakaan.
Baca juga : Diabaikan Pemerintah, Warga Desa Pagerwangi Lembang Urunan Perbaiki Jalan Rusak
"Aksi ini dilakukan agar pemerintah tahu bahwa jalan rusak ini
membahayakan. Selain itu supaya pengguna jalan juga bisa menghindari
lubang," kata seorang warga, Asep, Jumat (19/4).
Ia menyatakan, hampir setiap saat ada pengendara motor yang terjatuh atau tergelincir akibat lubang jalan tersebut.
"Kejadian terakhir, ada seorang anak kecil kecelakaan di sini.
Kemarin-kemarin pengendara motor mengalami patah tangan," bebernya.
Baca juga : Protes Jalan Rusak, Warga Cihampelas KBB Mancing di Kubangan
Warga pernah memperbaiki jalan dengan bahan seadanya namun tak bertahan
lama karena tergerus hujan. Asep menyatakan, sudah selayaknya pemerintah segera turun tangan untuk mencegah korban lebih banyak lagi.
Ketua RW 03 Desa Mekarsari, Herdi Herdiansyah mengungkapkan, keluhan
kerusakan jalan kerap disampaikan saat pertemuan dengan pihak kecamatan. Namun hingga saat ini belum ada respon.
"Panjang jalan yang rusak sekitar 500 meter, sudah sekitar 4 tahun gak
diperbaiki. Keluhan sudah sering disampaikan tapi belum direspon,"
ungkapnya.
Kekesalan warga memuncak, mereka akhirnya menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak agar diperhatikan pemerintah.
"Jalan di wilayah lainnya sudah diperbaiki sedangkan yang dekat kantor
pemkab malah dibiarkan. Padahal setiap hari pejabatnya lewat sini,"
ujarnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved