Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN unit bangunan di Kota Sukabumi, Jawa Barat, rusak terdampak bencana alam. Kerusakan bangunan tersebut terjadi selama kurun Januari-Februari tahun ini.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Suhendar, mengatakan tingkat kerusakan bangunan akibat bencana alam di Kota Sukabumi bervariasi. Dari 156 bangunan, yang mengalami rusak berat sebanyak 15 unit, rusak sedang 21 unit, dan rusak ringan sebanyak 120 unit.
"Paling banyak bangunan yang kondisinya rusak ringan," kata Suhendar, Kamis (21/3).
Baca juga : Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana di Kota Sukabumi
Ratusan bangunan yang rusak akibat bencana itu tersebar di tujuh kecamatan. BPBD, kata Suhendar, menangani kerusakan bangunan bersifat kedaruratan.
"Untuk perbaikan yang lebih permanen, nanti ditangani dinas teknis," terangnya.
Suhendar menuturkan, jumlah bangunan yang rusak terdampak bencana dipastikan bertambah. Pasalnya, berbagai kejadian bencana selama Maret belum terdata secara rekapitulasi.
Baca juga : Sejumlah Kecamatan di Sukabumi Dilanda Tanah Longsor
"Memasuki Maret, cukup banyak juga kejadian bencana yang berdampak terhadap kerusakan bangunan rumah. Tapi datanya belum kami rekap," terangnya.
Selain bangunan yang rusak, 54 kali bencana di Kota Sukabumi selama Januari-Februari tahun ini juga mengakibatkan 95 kepala keluarga atau 97 jiwa terdampak. Khusus kejadian bencana selama Februari, cuaca ekstrem tercatat sebanyak 16 kali, tanah longsor 1 kali, dan angin topan atau puting beliung sebanyak 1 kali.
"Pada Februari terdapat 19 jiwa dan 68 unit bangunan yang terdampak. Taksiran nilai kerugian materil akibat bencana selama Februari sekitar Rp30 juta," pungkasnya. (Z-6)
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Konservasi tidak bisa hanya bicara satwa. Kalau masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat, maka konservasi akan selalu kalah,
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sebanyak 19 fasilitas pengolahan sampah tetap dioperasikan hingga menjelang hari H Lebaran.
MEMASUKI puncak arus mudik, ribuan kendaraan memadati ruas Tol Cipali Subang, Jawa Barat.
Super Aplikasi Rumah Pendidikan disediakan Pusdatin Kemendikdasmen
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) menerima aduan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
POLRES Sukabumi Kabupaten resmi menaikan status perkara kasus kematian anak Nizam Syafei ke tahap penyidikan.
MEMASUKI periode puncak arus mudik Lebaran 2026, PT KAI Logistik (Kalog) mencatatkan adanya peningkatan pengiriman hewan peliharaan melalui layanan ritel Kalog Express.
KONFLIK Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang belum juga usai, membuat operasional Bandung Zoo selama libur Lebaran tetap ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
KAI Commuter Bandung menyediakan total 1.254 perjalanan atau 57 perjalanan setiap hari.
Polres Cianjur berkeinginan membantu masyarakat yang rindu berkumpul bersama keluarga saat Idul fitri.
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh jajaran Polresta Cirebon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved