Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DANA tanggap darurat untuk penanganan banjir di Kabupaten Cirebon disiapkan Rp25 miliar. Dana bersumber dari Bantuan Tak Terduga
(BTT) yang pencairannya pun dipermudah.
"Status tanggap darurat sudah dikeluarkan bupati. Alokasi anggaran itu
bisa digunakan," tutur Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
Kabupaten Cirebon, Sri Wijayawati, Rabu (13/3).
Ada pun alokasi anggaran BTT tahun 2024 sebesar Rp25 miliar yang digunakan untuk penanganan bencana.
Baca juga : Peristiwa Bencana terus Terjadi di Kabupaten Cirebon
Untuk proses pencairan, lanjut Sri, juga dibuat mudah. Terlebih status
tanggap darurat bencana sudah dikeluarkan Pemkab Cirebon.
Hingga kini pihaknya masih menunggu hasil inventarisasi sejumlah satuan
kerja perangkat daerah (SKPD) yang terlibat dalam penanganan pascabanjir di wilayah timur Kabupaten Cirebon. "BKAD hanya menyiapkan dananya saja, sedangkan belanjanya tergantung kebutuhan," tutur Sri.
Dia memastikan bahwa anggaran yang telah disiapkan dapat digunakan sesuai hasil inventarisasi dan tepat sasaran. Jangan sampai dobel dengan bantuan dari Kementerian atau lainnya.
Baca juga : Banjir Terparah Rendam Rumah di Kecamatan Waled Cirebon
Pemkab Cirebon ini telah membuka pintu-pintu bantuan dari sejumlah pihak, termasuk Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat. Ini berarti jika pemerintah pusat dan Pemprov Jabar memberikan bantuan perbaikan infrastruktur dan bantuan penanganan pasca banjir lainnya maka
Pemkab Cirebon melalui sejumlah SKPD bisa membantu penanganan atau
perbaikan infrastruktur lainnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, banjir hebat menerjang 9 kecamatan di
wilayah timur Kabupaten Cirebon, Selasa (5/3). Status tanggap darurat
dikeluarkan dan saat ini sejumlah SKPD tengah menghitung untuk melakukan perbaikan pasca banjir.
Data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Cirebon memperlihatkan ada 6 ruas jalan yang mengalami kerusakan dan dibutuhkan anggaran sekitar Rp13 miliar untuk perbaikan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved