Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 47 kali bencana melanda Kota Sukabumi, dalam dua bulan
terakhir. Berbagai bencana hidrometeorologi mendominasi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taupik, mengatakan dari berbagai kejadian selama Januari-Februari, bencana hidrometeorologi paling banyak. Pada Januari terdapat sebanyak 36 kali dan Februari sebanyak 11 kali.
"Mayoritas merupakan bencana hidrometeorologi yang dipicu curah hujan yang cukup tinggi," katanya, Minggu (25/2).
Baca juga : Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana di Kota Sukabumi
Dari 47 kejadian selama Januari-Februari, sebanyak 43 kali merupakan
bencana hidrometeorologi. Sisanya kebakaran permukiman sebanyak tiga kali dan gempa bumi satu kali.
Dia menambahkan pada Januari bencana terdiri dari angin topan 6 kali, banjir 5 kali, cuaca ekstrem 15 kali, gempa bumi 1 kali, kebakaran permukiman 3 kali, dan tanah longsor 6 kali. Sementara pada Februari terdiri dari 1 kali banjir dan 10 kali cuaca ekstrem.
"Secara akumulasi selama Januari-Februari, kejadian angin topan sebanyak enam kali, banjir enam kali, cuaca ekstrem 25 kali, gempa bumi satu kali, kebakaran permukiman tiga kali, dan tanah longsor enam kali," terangnya.
Baca juga : Bencana Hidrometeorologi Masih Intai Kota Sukabumi
Hingga saat ini potensi bencana masih mungkin terjadi. Personel Satgas
Penanggulangan Bencana BPBD Kota Sukabumi mengintensifkan monitoring ke
berbagai wilayah rawan bencana.
"Seperti dilakukan pada Sabtu (24/2), tim Satgas PB BPBD Kota Sukabumi
memonitoring lokasi rawan banjir limpasan di Kelurahan Sudajayahilir,
Kecamatan Baros," ujarnya.
Monitoring dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan. Di lokasi, petugas menyingkirkan berbagai material yang bisa menghambat saluran pembuangan air.
"Banjir limpasan paling sering terjadi saat hujan deras. Penyebabnya akibat saluran air yang tersumbat, penyempitan saluran air, serta terjadinya pendangkalan di aliran sungai, irigasi, maupun drainase. Kita coba bersihkan penyumbatan-penyumbatan ini pada kegiatan monitoring," pungkasnya.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved