Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi berupa cuaca ekstrem menerjang sejumlah titik di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (9/12) petang. Daerah paling terdampak berada di Kecamatan Cicurug dan Parungkuda.
Di Kecamatan Cicurug, cuaca ekstrem memicu terjadinya hujan deras disertai angin puting beliung. Akibatnya, sejumlah pepohonan tumbang, bahkan ada yang menimpa rumah warga.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug, Muhammad Abdul Rizki, mengatakan hasil pendataan hingga Sabtu (9/12) malam, terdapat dua rumah warga yang terdampak pohon tumbang. Lokasinya berada di Desa Bangbayang.
Baca juga: Potensi Bencana Meningkat, BPBD Kota Sukabumi belum Tetapkan Status Siaga
"Di Kampung Bangbayang RT 02/03, rumah milik ibu Cicah mengalami kerusakan pada bagian atap setelah tertimpa pohon pala yang tumbang saat hujan deras disertai angin kencang. Satu rumah lagi yang terdampak angin kencang berada di Kampung Cicatih RT 04/01," kata Rizki, Minggu (10/12).
Dari kedua rumah atau dua kepala keluarga itu jumlah penghuninya sebanyak 6 jiwa. Tidak ada korban luka maupun jiwa pada kejadian itu.
Baca juga: Tembok Tergerus Arus Sungai, Seorang Warga di Sukabumi Tewas
"Pohon tumbang juga terjadi di Kampung Nangklak RT 01/01 Desa Cicurug. Pohonnya tidak menimpa rumah, tapi tumbang melintang menutup jalan. Arus lalu lintas kendaraan sempat terhambat. Setelah ditangani, arus lalu lintas kendaraan kembali normal," pungkasnya.
Sementara di Kecamatan Parungkuda terdapat tiga rumah rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Data P2BK setempat, tiga rumah yang rusak berada di Kampung Ciutara RT 19/08 Desa Pondokkaso Landeuh. Kondisi rumah yang dihuni 1 kepala keluarga atau 5 jiwa itu mengalami rusak sedang.
Di Kampung Babakan RT 12/03 Desa Babakanjaya, satu rumah 1 KK atau 3 jiwa, juga mengalami kerusakan pada atapnya yang tersapu angin puting beliung. Sedangkan di Kampung Babakan RT 26/09 Desa Pondokkaso Landeuh, satu rumah yang dihuni 1 KK atau 2 jiwa tertimpa pohon tumbang hingga mengakibatkan kondisinya rusak sedang.
"Tidak ada korban luka dan jiwa maupun yang mengungsi akibat kejadian ini," kata P2BK Parungkuda, Mochamad Ramdan.
(Z-9)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved