Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha menilai pemerintah kota lamban menangani permasalahan sampah yang hingga hari ini tak
kunjung selesai. Terhitung sejak 26 Oktber hingga 26 Desember pemkot
masih memberlakukan kondisi darurat sesuai dengan Keputusan Wali Kota Bandung tentang Penetapan Situasi Darurat Pengelolaan Sampah.
Achmad Nugraha, di Bandung, Minggu (4/11) menilai, darurat sampah harusnya tidak terjadi, jika pemkot cepat menangani permasalahan sampah. Kini, pemkot malah membalikkan kewajiban pada masyarakat.
"Saya berharap pemkot tidak menyalahkan masyarakat. Sampah
saat ini menumpuk di mana-mana, lautan sampah sulit diselesaikan,
masyarakat tidak salah," tegasnya.
Menurut Achmad, ada sebuah kebijakan yang perlu ditindak lanjuti terkait pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). Ini sebetulnya penyelesaian dari kota metropolis seperti Bandung. Kota besar semestinya bisa cepat menyelessaikan permasalahan sampah secara tepat.
Ia melihat pemkot telah salah melangkah. Keberadaan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bandung Tahun 2022-2042 seolah tak diindahkan. Padahal, rancangan PLTSa yang berlokasi di Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, sudah dirancang sejak lama, akibat musibah longsornya TPA Leuwigajah beberapa tahun lalu.
"PLTSa dulu diusulkan karena persoalan Leuwigajah, kita sudah cari
tempat. Perda sudah ada tapi tidak dilaksanakan. Ini sebuah pembangkangan terhadap peraturan. Katanya asapnya beracun dan lain-lain. Sekarang fokusnya gimana agar sampah selesai," jelas politikus PDI Perjuangan itu.
Achmad meminta, pemkot harus punya keinginan serius untuk segera
menyelesaikan sampah. Rakyat tidak boleh dibebani sebab sudah
menjalankan kewajiban seperti pajak retribusi. Pemerintahlah
yang harus mampu memberi pelayanan dan perlindungan, termasuk soal
sampah.
"Jangan sekedar menggampangkan masyarakat harus gotong royong,
tapi kan masalahnya kenapa sekarang ada darurat sampah. Baheula
harusnya nggeus (dulu harusnya sudah) beres, tapi kenapa ada pembiaran
PLTSa," tandasnya.
Terkait adanya denda bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan,
Achmad yang juga Ketua DPC PDIP Kota Bandung ini tidak setuju, sebab
dianggapnya masih perlu waktu untuk membangun kesadaran. Metode ini tak
akan relevan untuk kemajuan kota Bandung beberapa tahun ke depan,
sejalan dengan adanya pembangunan.
Achmad menambahkan, solusi jangka pendek yang mesti dilakukan pemkot
adalah kembali lagi pada TPA Sarimukti. Perlu ada perhitungan tepat
kira-kira sampai kapan masyarakat bisa membuang sampah ke TPA Sarimukti, serta kapan pembangunan PLTSa bisa rampung sampai beroperasional.
Mega proyek PLTSa ini bakal menghasilkan tenaga listrik di bawah 100 MW. Nilai investasinya sebesar USD90 juta atau sekitar Rp850 miliar.
"Namun sayangnya, sejak dirancang pada 2013 hingga kini tak kunjung terealisasi. Alasannya, Pemkot Bandung dan PT BRIL masih mengkaji ulang," tambahnya. (SG)
TIM gabungan menertibkan bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Citarum khususnya di wilayah RT 01/09 Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (11/2).
Untuk update terbarunya, di hulu Sungai Cileungsi pada pukul 19.20 WIB TMA berada diketinggian 410 sentimeter yang memiliki batas normalnya 100 sentimeter.
Proses eksekusi terhadap aset seluas 493 meter persegi tersebut berlangsung kondusif
Penanman jagung dilaksanakan bekerja sama dengan PT Nusa Farm Indonesia
Ada perbedaan penanganan dugaan korupsi rumah dinas DPRD Kota Banjar dan Kabupaten Indramayu.
Tidak boleh ada warga masyarakat yang tidak mampu, yang tidak dibantu, yang tidak di-backup oleh Pemda
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi, dengan partisipasi mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Zimbabwe, Somalia, dan Aljazair.
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Imlek adalah tentang kebersamaan, tentang duduk satu meja dengan orang-orang terkasih, menikmati hidangan istimewa, dan menciptakan kenangan yang berarti.
SATUAN Lalu Lintas Polresta Cirebon melakukan pendataan dan pengecekan kondisi jalan di wilayah hukum mereka.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
KEINDAHAN alam Jawa Barat mampu mengundang wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang.
Nasabah tidak perlu ramai-ramai datang ke BPR Bank Cirebon. Mereka diminta untuk menyiapkan dokumen persyaratan
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Farhan melarang rumah sakit menolak pasien, khususnya dalam masa transisi penataan kepesertaan jaminan kesehatan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat perlindungan hingga meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengeklaim sudah mengambil alih pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang dinonaktifkan pemerintah pusat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved