Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Surat Ath-Thur Simpan Rahasia Besar di Balik Sumpah Allah

Media Indonesia
25/2/2026 06:05
Surat Ath-Thur Simpan Rahasia Besar di Balik Sumpah Allah
Ilustrasi.(Freepik)

SURAT Ath-Thur adalah surat ke-52 pada juz 27 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 49 ayat. Termasuk dalam golongan Makkiyah, surat ini diturunkan di Mekah sebagai penegas kebenaran wahyu Allah di tengah penolakan kaum kafir Quraisy.

Nama Ath-Thur sendiri diambil dari ayat pertama yang berarti Demi Bukit. Ini merujuk pada Bukit Sinai yang bersejarah. Simak penjelasan lebih lanjut.

Asbabun Nuzul Surat Ath-Thur

Latar belakang atau asbabun nuzul turunnya Surat Ath-Thur berkaitan erat dengan penolakan kaum musyrikin Mekah terhadap kenabian Muhammad SAW. Mereka melontarkan berbagai tuduhan keji, menyebut Rasulullah sebagai tukang tenung, orang gila, hingga penyair yang mencari ketenaran.

Melalui surat ini, Allah SWT membantah tuduhan tersebut secara telak. Allah bersumpah dengan berbagai makhluk-Nya yang agung untuk menyatakan bahwa azab bagi mereka yang mendustakan kebenaran pasti akan terjadi, dan Al-Qur'an adalah kebenaran mutlak yang tidak dapat diganggu gugat.

Kandungan dan Pesan Utama

1. Kepastian Hari Pembalasan

Surat ini dibuka dengan rentetan sumpah Allah demi Bukit Sinai, Kitab yang tertulis pada lembaran yang terbuka, Baitul Ma'mur (kakbah di langit), langit yang ditinggikan, dan laut yang di dalam tanahnya ada api. Inti dari sumpah ini adalah penegasan bahwa azab Allah tidak akan bisa dihindari oleh siapapun yang ingkar.

2. Keadilan Allah bagi Orang Beriman

Salah satu poin menyentuh dalam Surat Ath-Thur adalah janji Allah untuk mengumpulkan orang-orang beriman bersama keturunan mereka di surga, asalkan keturunan mereka juga mengikuti jejak keimanan orangtua mereka. Ini menunjukkan betapa besarnya rahmat Allah bagi keluarga yang taat.

Pesan Kunci Ayat 21: Allah tidak akan mengurangi sedikit pun pahala amal kebaikan seseorang, dan Dia akan menghubungkan anggota keluarga yang beriman di dalam surga-Nya.

3. Tantangan Logika Ketauhidan

Pada ayat 35-36, Allah memberikan tantangan logika kepada manusia, "Apakah mereka diciptakan tanpa ada sesuatu pun ataukah mereka yang menciptakan diri mereka sendiri? Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu?" Pertanyaan ini memaksa akal manusia untuk mengakui adanya Sang Pencipta (Khalik).

Baca juga: Prediksi Lailatul Qadar dari Imam Al-Ghazali, Asy-Syadzili, dan Al-Bajuri

Keutamaan Membaca Surat Ath-Thur

  • Menumbuhkan Rasa Takut kepada Allah (Khauf): Memahami ancaman azab dalam surat ini membuat seorang muslim lebih berhati-hati dalam bertindak di dunia.
  • Harapan akan Kenikmatan Akhirat: Penjelasan detail mengenai pelayan surga dan hidangan surgawi memberikan motivasi untuk istikamah dalam ibadah.
  • Mengikuti Sunnah Rasulullah: Rasulullah SAW sesekali membaca surat ini dalam salat wajib, yang menunjukkan betapa pentingnya pesan yang terkandung di dalamnya untuk didengarkan oleh umat.
  • Syafaat di Hari Kiamat: Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa konsistensi membaca surat-surat dalam Al-Qur'an, termasuk Ath-Thur, akan menjadi pembela bagi pembacanya di akhirat kelak.

Baca juga: Rumus Imam Al-Ghazali Puasa Ramadan Mulai Kamis, Kapan Lailatul Qadar

Dilansir dari abusyuja.com, ada sejumlah fadhilah dan khasiat dari Surat Ath-Thur. Berikut penjelasannya.

1. Surat Ath-Thur termasuk Al-Mufashshal yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai tambahan, sehingga beliau diberi keutamaan dibandingkan dengan nabi-nabi yang lain.

2. Wasilah memperoleh kebaikan di dunia dan di akhirat.

Rasulullah SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang membaca Surat Ath-Thur, Allah akan mengumpulkan untuknya kebaikan di dunia dan di akhirat." (Tsawabul A’mal: 145)

Baca juga: Prediksi Lailatul Qadar Menurut Imam As-Syadzili saat Puasa Mulai Kamis

3. Wasilah memperoleh keamanan dari azab Allah, memperoleh kenikmatan di surga, dan kemudahan melepaskan diri dari penjara.

Nabi SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang membaca surat ini (Surat Ath-Thur), hak bagi Allah memberinya keamanan dari azab-Nya, memberinya kenikmatan di surga-Nya. Dan barangsiapa yang membacanya secara terus-menerus, jika ia ditahan, dirantai, dan dipenjara, Allah akan memudahkannya untuk melepaskan diri, meski ia melakukan tindakan kejahatan." (Tafsirul Burhan, Juz 7: 328)

4. Surat Ath-Thur juga baik dijadikan doa ketika sedang dalam perjalanan agar terhindar dari segala sesuatu yang tidak diinginkan (keburukan) serta mengobati luka bekas gigitan kalajengking. Insya Allah, dengan izin Allah.

Baca juga: Asmaul Husna Al-Muakhir Rahasia Allah Menunda Sesuatu demi Kebaikan Hamba

Tabel Informasi Ringkas Surat Ath-Thur

Detail Keterangan
Nomor Surat 52
Arti Nama Bukit / Gunung
Jumlah Ayat 49 Ayat
Klasifikasi Makkiyah

Pertanyaan Sering Diajukan

Apa yang dimaksud dengan Baitul Ma'mur dalam Surat Ath-Thur?

Baitul Ma'mur adalah tempat ibadah para malaikat di langit ketujuh yang posisinya sejajar dengan Kakbah di bumi. Setiap hari, ada 70.000 malaikat yang masuk ke sana untuk beribadah dan tidak pernah kembali lagi (berganti dengan malaikat lain) hingga hari kiamat.

Baca juga: Tujuh Surat dalam Juz 27 dari Adz-Dzariyat Ayat 31 sampai Al-Hadid

Mengapa Bukit Sinai (Ath-Thur) begitu istimewa?

Bukit Sinai adalah tempat Nabi Musa AS menerima wahyu langsung dari Allah SWT (Taurat). Penyebutan bukit ini di awal surat menunjukkan kemuliaan tempat-tempat yang menjadi saksi turunnya wahyu Ilahi.

Apa arti dari Al-Bahrul Masjur dalam Surat Ath-Thur?

Al-Bahrul Masjur secara harfiah berarti laut yang dipanaskan atau laut yang di dalam tanahnya ada api. Secara saintifik, ini sering dikaitkan dengan aktivitas vulkanik di dasar samudera (hydrothermal vents) yang mengeluarkan panas luar biasa.

Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti

Di mana letak Bukit Ath-Thur?

Bukit Ath-Thur atau Gunung Sinai terletak di Semenanjung Sinai, Mesir. Tempat ini sangat sakral karena menjadi lokasi dialog Nabi Musa AS dengan Allah SWT.

Mengapa Surat Ath-Thur disebut surat Makkiyah?

Karena diturunkan sebelum peristiwa Hijrah. Fokus utamanya adalah penguatan akidah, pembahasan hari kiamat, dan bantahan terhadap kesyirikan kaum Quraisy.

Baca juga: Bacaan Doa Sayyidul Istighfar Arab, Latin, dan Arti

Kesimpulan

Surat Ath-Thur bukan sekadar bacaan ritual, melainkan panduan logika dan spiritual bagi setiap muslim. Dengan memahami asbabun nuzul dan kandungan maknanya, kita diajak untuk memperkuat iman, menjaga keluarga dalam ketaatan, dan selalu bersiap menghadapi hari esok yang abadi di akhirat.

Daftar Tadabbur Surat Ath-Thur

  • Membaca rutin minimal satu kali seminggu (disarankan saat salat Maghrib atau Isya).
  • Memahami arti ayat 35-36 untuk memperkuat logika ketauhidan.
  • Mendoakan keluarga agar bisa berkumpul bersama di surga kelak (sesuai pesan ayat 21). (I-2)

Baca juga: Kumpulan Surat Pendek yang Mudah Dihafal

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya