Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN Ramadan merupakan bulan istimewa bagi umat muslim dengan kewajiban menjalankan ibadah puasa dan melakukan perbaikan diri untuk kembali menjadi fitri.
Manfaat puasa, dilansir dari Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PB PEGI), di antaranya meningkatkan kesehatan saluran cerna, serta berat badan dan kolesterol pun menurun.
Ahli Gizi LIGHThouse, klinik manajemen berat badan dari LIGHT Group Veronica mengatakan, “Bulan Ramadan ini pastinya merupakan momentum yang sangat ideal bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan terutama dengan adanya ibadah puasa. Untuk memastikan diet kita efektif dan sehat, pastinya kita harus memperhatikan jumlah dan makanan yang kita konsumsi baik saat sahur maupun berbuka.”
1. Sahur: Makanan Bergizi untuk Energi Seharian
Sahur adalah waktu makan yang sangat penting untuk menjaga stamina sepanjang hari. Untuk sahur disarankan untuk mengonsumsi:
Masyarakat juga diimbau untuk menghindari makanan yang terlalu asin atau manis berlebihan karena dapat menyebabkan dehidrasi dan lonjakan gula darah yang cepat turun.
2. Berbuka Puasa: Konsumsi Secara Bertahap
Berbuka dengan makanan yang sehat sangat penting agar tubuh tidak kaget setelah seharian berpuasa. Idealnya, berbuka diawali dengan:
3. Pola Makan Setelah Tarawih
Jika masih merasa lapar setelah tarawih dan sebelumnya belum mengonsumsi makanan berat, disarankan mengonsumsi makanan rendah kalori.
LIGHTmeal Zero Mie dapat menjadi santapan malam dengan tambahan protein ayam dan sayur dalam sajian, dengan hanya 25 kalori per sajian, tidak perlu khawatir over-calorie saat mengonsumsi Zero Mie.
4. Hindari Makanan Berminyak dan Gorengan
Tentunya sajian bersantan, berminyak dan gorengan cukup menggiurkan saat berbuka puasa, namun memiliki risiko memperlambat metabolisme dan menyebabkan gangguan pencernaan dan memperburuk kualitas tidur.
Untuk mencegah konstipasi saat menjalani puasa, dapat mengonsumsi minuman tinggi serat untuk memenuhi kebutuhan serat harian saat puasa, seperti LW12 Litofybe, karena mampu mendetoks lemak dan karbo berlebih dari makanan tinggi lemak dan karbohidrat seperti gorengan.
LW12 Litofybe mengandung soluble fiber (serat larut) dan L-Carnitine yang dapat mengikat makanan berlemak dan berkarbohidrat tinggi, disarankan dikonsumsi saat malam hari sebelum tidur untuk melancarkan metabolisme dan meredakan gangguan konstipasi.
LIGHTmeal merupakan rangkaian produk makanan diet siap saji dari LIGHT Group yang memiliki nilai gizi yang baik dan kalori yang terkontrol. Dengan menerapkan pola makan yang seimbang serta memilih makanan yang baik untuk tubuh selama bulan Ramadan, masyarakat tidak hanya dapat menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga dapat menjalani ibadah puasa dengan nyaman dan memaksimalkan manfaat spiritual dari ibadah puasa. (Z-1)
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Bank Indonesia untuk hadir di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Majelis Ulama Indonesia menyampaikan duka atas korban konflik Timur Tengah dan menyerukan penghentian aksi militer selama Ramadan, serta mendorong diplomasi damai melalui PBB.
Karena itu, sebuah cafe dan resto bernama Cak Kaji di Provinsi Jawa Timur menyediakan penganan dan nasi bukan puasa gratis,
Menariknya, masjid kuno atau yang akrab disebut Masjid Tuha (Masjid Tua) selalu diramaikan anak muda setempat dan sekitarnya.
Data Digital 2025 Global Overview Report mencatat bahwa masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit per hari di internet.
Ingin berat badan tetap ideal saat puasa? Simak tips menjaga berat badan stabil selama Ramadhan 2026 dari ahli medis agar tidak kalap saat berbuka
Sebagai patokan sederhana, penurunan berat badan yang ideal berkisar antara 0,5–1 kg per minggu, atau tidak lebih dari 4 kg selama satu bulan penuh.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved