Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Banten mengungkapkan asupan nutrisi yang tidak terkontrol saat bulan puasa bisa menyebabkan berat badan naik.
"Masyarakat harus memastikan asupan nutrisi tetap terkontrol supaya berat badan tidak naik drastis," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni, dikutip Jumat (15/3).
Dini mengatakan ada empat hal yang menyebabkan berat badan orang naik saat bulan puasa. Pertama adalah terlalu banyak makan manis.
Baca juga : Ini Tips Menghindari Asupan Kalori Berlebih Saat Bulan Puasa
"Setelah seharian menahan lapar dan haus, nafsu makan cenderung meningkat hingga kalap mengonsumsi makanan manis. Padahal, ini meningkatkan risiko obesitas." kata dia.
Kemudian, mengonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti terlalu manis, berlemak, junk food atau makanan yang digoreng.
"Makanan yang tinggi kalori, gula, dan lemak jenuh serta rendah nutrisi bisa jadi faktornya," katanya.
Baca juga : Ini Tips Turun Berat Badan Saat Puasa Ramadan
Lalu, berkurangnya aktivitas fisik karena faktor lapar dan haus, membuat orang malas bergerak.
"Kalau sudah begitu, risiko berat badan naik saat puasa akan menjadi lebih besar," ujarnya.
Kemudian, metabolisme melambat karena kurangnya asupan kalori yang terjadi secara tiba-tiba.
Baca juga : Niat dan Doa Sahur yang Dibaca oleh Rasulullah Saw Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
"Hal ini sering dikaitkan dengan peningkatan berat badan, karena kalori yang dibakar juga semakin sedikit," ujarnya.
Ia menyarankan agar menghindari makan secara berlebihan saat berbuka dan sahur.
"Pilihlah makanan yang tinggi akan kandungan serat dan protein agar rasa kenyang dapat bertahan lebih lama," katanya.
Lalu hindari mengonsumsi makanan yang tinggi gula, garam dan berlemak. Minum air putih minimal delapan gelas per hari, dengan pembagian dua gelas saat berbuka, empat gelas sebelum tidur, dan dua gelas di waktu sahur.
"Lakukan olahraga ringan, seperti yoga atau jalan santai 30 menit sebelum waktu berbuka atau satu jam setelah berbuka puasa," pungkas Dini. (Ant/Z-1)
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Rasa lapar saat puasa berkaitan erat dengan komposisi menu sahur.
Ingin berat badan tetap ideal saat puasa? Simak tips menjaga berat badan stabil selama Ramadhan 2026 dari ahli medis agar tidak kalap saat berbuka
Sebagai patokan sederhana, penurunan berat badan yang ideal berkisar antara 0,5–1 kg per minggu, atau tidak lebih dari 4 kg selama satu bulan penuh.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved