Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu khasiat puasa ialah kesadaran kita untuk mengendalikan diri sehingga sikap reaktif dan reaksioner kita semakin mengecil, bahkan bisa hilang. Semakin besar kemampuan kita menanggalkan sikap reaktif, semakin kuat khasiat puasa kita.
Menanggalkan sikap reaktif sangat berhubungan dengan suasana kebatinan atau kalbu kita. Puasa diharapkan mampu me-manage kalbu untuk mengubah watak dan karakter yang tadinya reaktif menjadi proaktif.
Untuk mengubah karakter yang negatif (reaktif) menjadi positif (proaktif) maka pertama kali kita perlu mengenal dan mengidentifikasi watak dan karakter reaktif serta watak dan karakter proaktif. Setelah itu, kita memerlukan kiat-kiat untuk menanggalkan sikap reaktif tersebut.
Watak dan karakter reaktif menurut para arifin dapat diidentifikasi sebagai berikut: perilaku ditentukan lebih besar oleh faktor luar/eksternal, seolah-olah tidak mampu memiliki dirinya sendiri. Ia lebih sering menyalahkan keadaan, kondisi, lingkungan, dan orang lain, lalu seolah melepas diri dari segala risiko. Ia sangat dipengaruhi oleh atmosfer lingkungan fisik dan fisiknya. Dengan demikian, orang reaktif tidak mampu memiliki dirinya sendiri, tetapi lebih banyak dimiliki orang lain atau faktor dari luar.
Ia juga lebih banyak digerakkan oleh mood (kondisi perasaan) di dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan sehingga terkadang bersemangat, tapi tiba-tiba langsung down. Ia senang sekali dipuji. Seolah-olah, tanpa pujian, tidak ada arti hidup baginya. Ia baik kalau diperlakukan baik dan buruk kalau diperlakukan buruk. Tidak berjiwa besar dan dada lapang untuk menerima kenyataan pahit. Watak dan sikapnya lebih sering kelihatan defensive, selalu membela diri, sungguhpun nyata-nyata ia bersalah.
Ia seperti sakit melihat orang lain sukses dan bersemangat melihat orang lain gagal. Orang seperti ini sangat berpotensi membangun istana di atas puing-puing kehancuran orang lain dan gampang berubah karakter.
Tipe reaktif-emosional orang ini menjadi ciri khasnya. Ia sering dikategorikan seperti dalam pepatah 'Datang tidak menguntungkan, pergi tidak mengurangi'. Orang lain bersyukur dengan ketidakhadirannya.
Ia termasuk tipe angin-anginan. Ke mana arah angin bertiup, ke situ ia memalingkan mukanya. Ia seperti bungling yang tidak punya tempat tetap, tidak mengenal istikamah di dalam hidupnya.
Pembawaan orang ini sangat fluktuatif, sulit dipegang janji dan komitmennya. Ia gampang marah, tidak memiliki sahabat abadi dan sahabat spiritual. Kebiasaannya suka memuji dan menjilat, tidak pernah dengan ikhlas menerima keberhasilan dan perestasi orang lain, dan dapat disimpulkan pasti banyak memiliki musuh, paling tidak orang-orang yang tidak simpatik terhadap dirinya.
Akibatnya, ia sering menerima kenyataan sebagai sasaran tindakan, dicemooh, dan dijauhi orang lain. Ia seperti over loaded di dalam menjalani kehidupan karena tersedot oleh energi negatif dari dirinya sendiri. Dengan sendirinya ia gampang lelah, mudah mengalami penurunan daya tahan tubuh dan menjadi sasaran berbagai penyakit dan epidemi.
Orang seperti ini mengakhiri hidup dengan bermacam penyakit di tengah kesendirian. Ia sepi teman karena tidak pernah menanam persahabatan dan silaturahim. Bahkan sejumlah ayat dan hadis menggambarkan masa depannya di akhirat tidak bahagia. Allahu a’lam.
Niat puasa qadha Ramadan adalah niat untuk mengganti puasa Ramadan yang pernah ditinggalkan. Puasa qadha bersifat wajib, sehingga niatnya juga harus sesuai ketentuan.
Doa buka puasa merupakan salah satu amalan penting yang dilakukan umat Islam saat mengakhiri ibadah puasa, baik puasa Ramadan maupun puasa sunnah.
Niat Puasa Ramadhan dan Artinya Lengkap. Lafalkan niat puasa Ramadhan dengan benar dan pahami artinya. Raih keberkahan puasa sebulan penuh!
FIKIH puasa kali ini membahas tiga permasalahan yang dipertanyakan umat Islam. Persoalan itu ialah hukum keluar mani akibat film porno saat puasa, suntik vaksin, dan kotoran BAB masuk kembali.
FIKIH puasa kali ini membahas empat permasalahan yang banyak dipertanyakan umat Islam. Persoalan itu ialah hukum ngupil saat puasa, merokok saat puasa, isap asap rokok teman, dan tes swab.
Niat fidyah puasa bagi orang sakit keras dan lansia, perempuan hamil atau menyusui, terlambat melakukan qada puasa Ramadan, dan utang puasa orang yang sudah meninggal dunia.
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan salat tidak hanya memiliki nilai kesalehan spiritual, memiliki nilai kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kelestarian alam menyambut isra mikraj
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mendorong sinergi dan kemajuan Indonesia.
PUSAT Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama mencatatkan lompatan kinerja sepanjang 2025. Capaian itu perwujudan dari poin pertama Asta Protas Kemenag,
Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 menjadi momentum penting untuk meneguhkan solidaritas dan empati kebangsaan bagi korban bencana
Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 mencatat capaian tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved