Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Niat puasa Senin Kamis menjadi syarat sah melakukan puasa sunnah.
Seperti yang diketahui, puasa Senin Kamis adalah puasa sunnah yang sering dilakukan oleh Rasulullah Saw.
Ada banyak manfaat serta keutamaan dari puasa Senin Kamis.
Baca juga : 3 Doa Sholat Dhuha dan Artinya, Beserta Tulisan Latin Lengkap
Apa saja manfaat dan keutamaannya?
Berikut ini penjelasan lengkap mengenai niat puasa Senin Kamis hingga keutamaan dan manfaatnya bagi diri kita.
Baca juga: Niat Sholat Witir 1 Rakaat Lengkap Berjamaah dan Sendiri Beserta Tata Caranya
Baca juga : Dianjurkan Nabi, Kurma Ajwa Berkhasiat untuk Kesehatan
Sebagaimana ibadah lainnya, tentu diperlukan niat untuk menunjukkan tekad serta menjadi pembeda bagi ibadah satu dengan ibadah lainnya. Begitu pula dengan berpuasa, termasuk puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis.
Ada niat puasa Senin Kamis yang bisa kita lafalkan. Umumnya, niat dibacakan pada malam hari. Berikut ini bacaan niat puasa Senin Kamis.
Niat puasa hari Senin
Baca juga : Cara Membuat 3 Macam Infused Water Paling Segar
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
Baca juga : Kulit Sehat Selama Puasa dengan Skin-Care dan Air Putih
"Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah ta‘âlâ."
Niat puasa hari Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Baca juga : Program Edukasi 'Masjid Sehat, Jamaah Kuat' Dilaksanakan di 777 Masjid
Nawaitu shauma yaumil khamîsi lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah ta‘âlâ."
Baca juga : Manfaat Kurma Ajwa, Dianjurkan Rasulullah
Baca juga: Niat Puasa Ganti Ramadhan Beserta Hukumnya dan Waktu Terlarang
Bagaimana jika kita lupa melafalkan niat puasa Senin Kamis di malam hari? Sebagian pendapat mengatakan bahwa mereka yang lupa membaca niat puasa Senin Kamis di malam hari diperbolehkan membaca niatnya di pagi hari.
Namun dengan catatan, waktu yang diperbolehkan dari pagi hari sampai sebelum masuk waktu zuhur serta selama waktu tersebut belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
Baca juga : Ini Hal yang Perlu Diantisipasi Jemaah Haji
Bacaan niatnya pun berbeda. Berikut lafal niat puasa Senin Kamis yang dibaca pada pagi hari.
Niat puasa hari Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati yaumil itsnaini lillâhi ta‘âlâ.
Baca juga : Employee Well-Being, Modal Awal Ciptakan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju
Artinya:
“Aku berniat puasa sunnah hari Senin ini karena Allah ta’ala.”
Niat puasa hari Kamis
Baca juga : Pengawas Pemilu Harus Jaga Moralitas dan Integritas
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati yaumil khamîsi lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
“Aku berniat puasa sunnah hari Kamis ini karena Allah ta’ala.”
Wallahu a’lam bishawab.
Baca juga : Lipatan Tubuh tidak Boleh Diberi Pelembab, Ini Alasannya
Baca juga: Bacaan Niat Sholat Nisfu Sya'ban, Berjamaah Maupun Sendirian Beserta Tata Caranya
Waktu untuk melakukan puasa Senin Kamis bisa kapan saja, kecuali pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa, seperti pada Hari Raya Idulfitri, Hari Raya Iduladha, hari Tasyriq, dan hari yang diragukan, yakni pada tanggal 30 Sya'ban karena ditakutkan telah memasuki bulan Ramadhan.
Sedangkan untuk durasi puasa Senin Kamis juga sama dengan ibadah puasa lainnya, yakni mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Selama durasi tersebut, kita mesti mencegah dari hal-hal yang membatalkan puasa dan juga mencegah diri dari hal-hal yang dapat menghapus pahala puasa.
Baca juga : Rumah Sakit JIH Berencana Tambah Dua Cabang 5 Tahun ke Depan
Baca juga : Niat Sholat Hajat Lengkap Beserta Tata Cara dan Waktu Terbaik agar Langsung Terkabul
Masih banyak orang yang tidak melakukan sahur, baik untuk puasa Ramadhan dan puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis. Hal ini pun menimbulkan pertanyaan apakah tetap sah puasanya atau tidak dan bagaimana hukumnya?
Sahur merupakan kegiatan atau aktivitas makan dan minum yang dilakukan pada dini hari hingga sebelum terbit fajar sebagai bekal untuk berpuasa.
Baca juga : Sentra Medika Bangun Pusat Layanan Kanker di Cibinong
Apabila kita melakukan puasa namun tidak sahur, maka puasanya tetap sah karena sahur bukanlah syarat sah puasa, melainkan sunnah yang dianjurkan. Hal ini dikarenakan terdapat keberkahan di dalam makanan sahur sebagaimana hadis riwayat Bukhari Muslim, Rasulullah Saw bersabda, "Makan sahurlah karena di dalama makan sahur terdapat keberkahan”
Namun, penting untuk diingat adalah kita masih diperbolehkan berpuasa apabila telah membaca niat puasa di malam hari karena niat adalah syarat sah puasa. Sehingga, ketika sudah masuk waktu malam hari, jangan lupa untuk membaca niat puasa Senin Kamis ya!
Baca juga: Niat Sholat Idul Fitri Jamaah dan Sendirian Lengkap dengan Tata Caranya
Baca juga : Makan Buah Kiwi Dapat Tingkatkan Kesehatan Mental Selama 16 Hari, Studi Terbaru
Ada rambu-rambu dalam menjalankan ibadah puasa, di antaranya adalah mengakhiri waktu sahur, menyegerakan berbuka, serta jangan berlebihan dalam sahur maupun berbuka.
Hal ini bukannya tanpa alasan. Selain karena dapat berkurangnya keberkahan, ada sejumlah masalah kesehatan yang dapat muncul, yakni seperti naiknya asam lambung dan merasa kekenyangan yang mengakibatkan sakit perut serta rasa malas untuk melakukan ibadah lainnya.
Kendati demikian, Islam sudah mengatur semuanya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah mengenai menu sahur dan berbuka. Rasulullah Saw sendiri mencontohkan kepada umatnya dan hal ini bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk ikut yang Rasulullah Saw jalankan.
Baca juga : 8 Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Pencernaan, Otak, Hingga Jantung
Apa ya menu sahur dan berbuka ala Nabi Muhammad Saw? Ini dia!
1. Kurma dan Air Putih
Kurma dan air putih menjadi menu sahur dan buka puasa terfavorit Nabi Muhammad Saw. Hal ini dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan At-Tirmidzi:
Baca juga : PTPN IV PalmCo Komitmen Perangi Stunting di Kalbar
إذا أفطر أحدكم فليفطر على تمر، فإن لم يجد فليفطر على ماء فإنه طهور
Artinya, “Apabila kamu ingin berbuka, berbukalah dengan kurma. Jika tidak ada, minumlah air putih karena ia suci,” (HR At-Tirmidzi).
Nabi Muhammad Saw biasa memakan kurma dengan jumlah ganjil, yakni biasa memakan 3 butir kurma.
Baca juga : Makan Bisa Jadi Cara Redakan Stres, Asal...
Diketahui, kurma merupakan sumber energi karena mengandung gula alami serta kaya akan serat. Sehingga, kurma membantu menggantikan energi yang hilang selama berpuasa.
2. Hais
Sebuah riwayat menceritakan bahwa Nabi Muhammad Saw juga senang menyantap hais, yakni kue manis yang berbahan dasar dari kurma yang ditambah dengan mentega, keju, dan tepung dan kemudian dibentuk bulatan kecil.
Baca juga : Bacaan Niat Sholat Nisfu Sya'ban, Berjamaah Maupun Sendirian Beserta Tata Caranya
Kue ini cocok menjadi hidangan untuk buka puasa karena rasanya yang manis yang dapat mengembalikan energi selama berpuasa.
3. Semangka
Buah semangka juga menjadi salah satu buah favorit Nabi Muhammad Saw. Bahkan, kesukaan Nabi Muhammad Saw terhadap semangka dijelaskan oleh Siti 'Aisyah r.a.:
Baca juga : Cari Bakat Penata Rias, Watsons Gelar Makeup Artist Battle di #BeautyMyWay
"Sesungguhnya Nabi SAW sering makan semangka disertai ruthab (kurma muda),". (HR At-Tirmidzi).
Selain itu, dijelaskan dalam kitab At-Tadzkirah, Imam Al Qurtubi menuliskan dari Ali Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
"Ya Ali, rajinlah makan buah semangka karena airnya dari air surga dan rasanya manisnya adalah rasa manis surga,".
Baca juga : Luncurkan Buku, Ahli Kesehatan Serukan Gerakan Hidup Sehat Tanpa BPA
Memang, semangka sendiri mengandung beragam nutrisi yang baik bagi tubuh, di antaranya adalah mempunyai kadar air yang tinggi, terdapat vitamin C, kalium, serat, serta protein.
4. Daging Domba
Selain protein nabati, Nabi Muhammad Saw juga menyantap protein hewani yang didapat dari daging domba. Biasanya, daging domba dimasak seperti semacam digulai dan dimakan dengan roti gandum.
Baca juga : Tingkatkan Pengalaman Berbelanja, Guardian Hadirkan Produk Trending 3.0
Daging domba sendiri mempunyai banyak manfaat, yakni menjaga daya tahan tubuh, menjaga kesehatan saraf, dan mencegah anemia.
Terpenting dari semua menu tersebut adalah dianjurkan untuk tidak makan secara berlebihan karena sesuatu hal yang berlebihan tidak baik bagi fisik maupun mental dan spiritual.
Baca juga : Kumpulan Doa Bulan Rajab, Mulai dari Doa Istighfar Hingga Bacaan Tasbih
Baca juga : Program PBI Jamsostek Harus Segera Terealisasi
Puasa Senin Kamis ternyata memiliki keutamaannya tersendiri dan berikut penjelasannya.
1. Hari Lahir Nabi Muhammad Saw
Seperti yang kita ketahui, hari Senin adalah hari lahir Nabi Muhammad Saw. Hari Senin juga menjadi hari pertama turunnya wahyu Allah Swt kepada Rasulullah Saw.
Baca juga : IWIP Jalankan Tanggung Jawab Sosialnya di Maluku Utara
Hal ini dijelaskan dalam hadis yang berbunyi, “Nabi ditanya soal puasa pada hari Senin, beliau menjawab, ‘Pada hari itu aku dilahirkan dan wahyu diturunkan kepadaku”. (HR Muslim).
2. Hari Diperiksanya Amal Ibadah
Amal ibadah manusia akan diperiksa setiap tahunnya dan waktu diperiksanya amal tersebut adalah pada Bulan Sya'ban dan pada hari Senin dan Kamis. Hal ini disampaikan oleh Nabi Muhammad Saw dalam sebuah hadis yang berbunyi,
Baca juga : Alodokter Upgrade Aloproteksi Korporasi
"Setiap minggunya, semua amal perbuatan manusia ditunjukkan (kepada Allah) sebanyak dua kali, yakni pada hari Senin dan hari Kamis. Lalu, setiap hamba yang beriman diampuni, kecuali hamba yang sedang bermusuhan dengan saudaranya." (HR Muslim).
Dalam hadis lain, Rasulullah Saw bersabda,
"Amal perbuatan manusia akan disampaikan pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka aku ingin amalku diserahkan saat aku berpuasa” (HR Tirmidzi).
Baca juga : Optimalkan Layanan Pasien, CVSKL Kerja Sama dengan Perusahaan Transportasi dan Hotel
3. Hari Dibukanya Pintu Surga
Pada hari Senin dan Kamis, Allah Swt membuka pintu surga-Nya dan hal ini menjadi keistimewaan tersendiri. Sehingga, Allah Swt akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.
Tentu, sebagai seorang hamba pastinya ingin memberikan yang terbaik bagi pencipta-Nya. Dengan berpuasa Senin Kamis, diharapkan Allah Swt mencurahkan keberkahan dan kasih sayang-Nya.
Baca juga : Ini Tips Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem 2024
Berikut sabda Rasulullah Saw:
"Sesungguhnya pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Semua dosa hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu akan diampuni, kecuali bagi orang yang antara dia dan saudaranya terdapat kebencian dan perpecahan." (HR Muslim
4. Puasa yang Selalu Dilakukan oleh Rasulullah Saw
Baca juga : Kaesang akan Hadir di Debat Kelima Pilpres 2024
Salah satu amalan ibadah sunnah yang dilakukan dan selalu dijaga oleh Rasulullah Saw adalah berpuasa Senin Kamis. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Siti ‘Aisyah r.a.,
"Nabi Muhammad Saw selalu menjaga puasa Senin dan Kamis" (HR Tirmidzi dan Ahmad).
Baca juga: Doa Mandi Wajib Beserta Rukun dan Tata Cara Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad Saw
Baca juga : Sidang MK, Saksi Sebut Pembahasan RUU Kesehatan Libatkan Banyak Pihak
Puasa Senin Kamis memiliki beberapa manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan. Berikut ini manfaatnya.
1. Meningkatkan Ketakwaan
Melakukan puasa, salah satunya puasa Senin Kamis dapat meningkatkan kualitas ibadah kita. Bukan hanya ibadah puasa saja, tetapi juga ibadah lain, seperti sholat, dzikir, mengaji, dan sedekah.
Baca juga : Cegah Wabah Pneumonia dengan Vaksinasi dan Perilaku Hidup Bersih Sehat
Hal tersebut tentu membuat kita menjadi lebih dekat kepada Allah Swt dan dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada-Nya.
2. Mengendalikan Diri
Puasa Senin Kamis juga dapat membantu seseorang untuk meningkatkan kemampuan pengendalian dirinya.
Baca juga : Meraba Visi Program Kesehatan Capres
Ketika seseorang mampu menahan lapar dan haus, hal ini juga diharapkan dapat membantu mengendalikan dorongan negatif lainnya, seperti kemarahan dan keserakahan.
Hal tersebut juga membuat jiwa kita menjadi "bersih" karena introspeksi diri dan terbasuh dengan hal-hal yang baik.
3. Memberikan Kesehatan Fisik
Baca juga : Hari Kusta Sedunia, RI Masih Belum Serius Tangani Kusta
Sudah banyak penelitian mengenai manfaat puasa untuk kesehatan. Ya, puasa dilakukan dengan pola yang sehat dan seimbang, sehingga tidak heran jika manfaatnya untuk kesehatan sangatlah banyak.
Di antaranya adalah mengurangi lemak pada tubuh, menjaga kesehatan jantung, mengeluarkan racun dalam tubuh, mengistirahatkan organ pencernaan sementara, mengontrol gula darah, dan melancarkan metabolisme tubuh.
Baca juga: Doa Sholat Tarawih Lengkap dari Niat, Bacaan Bilal, Doa Kamilin, Hingga Dzikir
Itu dia penjelasan mengenai niat puasa Senin Kamis beserta keutamaan dan manfaatnya.
Puasa sendiri merupakan ibadah yang meningkatkan ketakwaan kita terhadap Allah Swt. Terlebih kita melakukan puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis yang bisa menambah keimanan kita.
Semoga kita selalu mendapat berkah dan rahmat dari Allah Swt.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
Menjelang bulan suci Ramadan 2026, aktivitas perdagangan di Pasar Jatinegara belum menunjukkan peningkatan signifikan.
The Sunan Hotel Solo menghadirkan program buka puasa Ramadan “Harmony of Nusantara” dengan konsep all you can eat.
favehotel Hyper Square Bandung menghadirkan Arabian Night Fest selama Ramadhan dengan konsep all you can eat, sajian khas Timur Tengah.
Menurut Ustadz Abdul Somad, membayar qadha puasa Ramnadhan hukumnya adalah wajib. Bahkan itu harus dibayar sesegera mungkin sebelum memasuki Ramadhan selanjutnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan stok pangan aman menjelang Imlek, Ramadhan, hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen yang dinantikan untuk memperlambat langkah, berbagi cerita, dan merayakan kebersamaan di meja makan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved