Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDUR bukan hanya sekadar cara menghilangkan rasa kantuk setelah seharian beraktivitas. Mencukupi waktu istirahat memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan fisik maupun mental. Bahkan, manfaat tidur yang cukup disebut sama pentingnya dengan menjaga pola makan sehat dan rutin berolahraga.
Istirahat dan tidur termasuk kebutuhan dasar manusia selain makan dan bernapas. Meski kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda, orang dewasa umumnya memerlukan waktu tidur sekitar 7-9 jam setiap malam. Sayangnya, kebiasaan begadang atau kurang tidur masih sering terjadi, padahal kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman Alodokter, berikut tujuh manfaat tidur berkualitas bagi tubuh dan pikiran.
Tidur yang cukup membuat tubuh terasa lebih segar dan berenergi keesokan harinya. Kondisi ini membantu otak bekerja lebih optimal, sehingga seseorang dapat lebih fokus, produktif, dan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur cenderung membutuhkan waktu lebih lama dalam menyelesaikan tugas dan lebih sulit berkonsentrasi dibandingkan mereka yang tidur cukup.
Tidur berkualitas membantu menyegarkan pikiran sekaligus menstabilkan emosi. Saat tidur, otak memproses berbagai emosi dan informasi yang diterima sepanjang hari. Jika waktu tidur tidak terpenuhi, seseorang cenderung lebih mudah murung, cepat lelah, mudah tersinggung, bahkan merasa cemas. Dalam jangka panjang, kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko gangguan suasana hati seperti depresi dan gangguan kecemasan.
Tidur nyenyak berperan penting dalam proses pembentukan dan penyimpanan memori. Saat tidur, otak mengolah informasi yang telah diterima agar tersimpan dengan baik. Tanpa istirahat yang cukup, seseorang akan lebih sulit menerima informasi baru dan mengingat detail penting. Karena itu, tidur cukup sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan belajar dan daya ingat.
Istirahat yang memadai membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan sistem imun yang kuat, tubuh mampu melawan infeksi virus dan bakteri secara lebih efektif. Selain itu, tidur menjadi waktu bagi tubuh untuk memperbaiki jaringan yang rusak serta meredakan peradangan akibat paparan radikal bebas, polusi, dan sinar matahari. Tidur cukup juga dapat membantu proses pemulihan saat tubuh sedang demam atau tidak enak badan.
Kurang tidur dapat memengaruhi metabolisme tubuh, termasuk menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes. Karena itu, menjaga pola tidur yang baik merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kestabilan gula darah.
Tidur cukup juga berperan dalam menjaga berat badan. Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, sehingga seseorang cenderung makan lebih banyak. Akibatnya, asupan kalori meningkat dan risiko kenaikan berat badan pun bertambah. Oleh sebab itu, selain menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga, tidur cukup juga menjadi kunci penting dalam menjaga berat badan tetap ideal.
Selama tidur, tubuh melepaskan hormon yang membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Tekanan darah pun menjadi lebih stabil karena sistem kardiovaskular mendapat waktu untuk beristirahat. Sebaliknya, kurang tidur dapat berdampak buruk pada fungsi jantung dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi maupun penyakit jantung, terutama pada mereka yang sudah memiliki faktor risiko sebelumnya.
Melihat banyaknya manfaat tersebut, menjaga kualitas dan kuantitas tidur menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Pastikan Anda tidur sesuai kebutuhan usia, yakni sekitar 7-9 jam per malam bagi orang dewasa. Namun, jika mengalami kesulitan tidur atau gangguan tidur yang berlangsung lama, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat. (Alodokter/Z-2)
Selain hipertensi, diabetes dan influenza juga menduduki posisi teratas dalam daftar keluhan kesehatan di posko pemantauan mudik.
Sakit tenggorokan saat bangun tidur bisa disebabkan dehidrasi, alergi, hingga GERD. Kenali 6 penyebab paling umum dan cara mencegahnya sebelum kondisi semakin parah.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Perubahan pola tidur yang drastis selama masa liburan disinyalir dapat membuat tubuh mudah lelah hingga memicu penurunan konsentrasi yang signifikan.
Ketika waktu tidur berkurang, tubuh secara alami akan mencari kompensasi energi dari sumber lain, salah satunya melalui makanan.
Agar tidak tidur berlebihan saat puasa, cukup tidur malam hari selama 6 sampai 8 jam, bangun sahur tepat waktu, jangan tidur lama setelah sahur, serta atur tidur siang maksimal 20 hingga 30 menit.
Kombinasi gerakan mengayun dan suara mesin kendaraan bekerja secara sinergis menenangkan sistem saraf anak.
Peneliti Stanford kembangkan SleepFM, AI yang mampu memprediksi 130 jenis penyakit, hanya melalui data tidur satu malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved