Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Bangun Tidur Tenggorokan Sakit? Kenali 6 Faktor Pemicunya

Abi Rama
18/3/2026 11:46
Bangun Tidur Tenggorokan Sakit? Kenali 6 Faktor Pemicunya
Ilustrasi(freepik)

SAKIT tenggorokan saat bangun tidur menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini bisa terasa ringan seperti kering dan gatal, hingga nyeri yang mengganggu aktivitas.

6 Penyebab Sakit Tenggorokan

Melansir dari Halodoc, ada berbagai faktor yang dapat memicu sakit tenggorokan, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis tertentu. Berikut enam penyebab yang paling umum.

1. Dehidrasi

Kurangnya asupan cairan dapat membuat tenggorokan menjadi kering, terutama setelah tidur semalaman tanpa minum. Kondisi ini bisa semakin parah jika seseorang kurang minum sepanjang hari, mengonsumsi makanan asin sebelum tidur, atau tidur di ruangan yang panas. Menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi kunci utama untuk mencegah kondisi ini.

2. Mendengkur dan Obstructive Sleep Apnea (OSA)

Kebiasaan mendengkur dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan hidung. Dalam beberapa kasus, mendengkur juga bisa menjadi tanda Obstructive Sleep Apnea (OSA), yaitu gangguan tidur yang menyebabkan napas terhenti sementara. Kondisi ini tidak hanya memicu sakit tenggorokan, tetapi juga membuat tubuh terasa lelah saat bangun, mengantuk di siang hari, hingga sulit berkonsentrasi.

3. Alergi

Alergi dapat menyebabkan hidung tersumbat dan postnasal drip, yaitu kondisi ketika lendir mengalir ke tenggorokan. Penumpukan lendir ini memicu rasa gatal dan nyeri. Gejala biasanya memburuk saat malam hari atau ketika berbaring, sehingga sakit tenggorokan lebih terasa saat bangun tidur.

4. Infeksi Virus

Infeksi virus, seperti flu, menjadi salah satu penyebab paling umum sakit tenggorokan. Selain nyeri, kondisi ini biasanya disertai gejala lain seperti bersin, batuk, pegal-pegal, dan kelelahan. Sakit tenggorokan akibat virus umumnya akan membaik dengan sendirinya seiring pemulihan tubuh.

5. Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan akibat infeksi bakteri dapat menyebabkan nyeri yang cukup parah dan berlangsung sepanjang hari. Namun, rasa sakit sering kali terasa lebih berat pada malam atau pagi hari. Hal ini bisa dipicu oleh peningkatan lendir di tenggorokan atau berkurangnya efek obat saat malam hari.

6. Penyakit Asam Lambung (GERD)

Penyakit asam lambung atau GERD terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan mengiritasi lapisan tenggorokan. Gejalanya cenderung memburuk saat malam hari, terutama ketika seseorang berbaring. Selain sakit tenggorokan, GERD juga dapat menimbulkan keluhan lain seperti nyeri dada, mual, bau mulut, hingga gangguan pada gigi.

Sakit tenggorokan saat bangun tidur tidak selalu disebabkan oleh infeksi. Faktor sederhana seperti dehidrasi hingga kondisi medis seperti GERD juga bisa menjadi pemicunya.

Jika keluhan berlangsung lama, disertai demam tinggi, atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi ke tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat (Halodoc/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik