Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDUR adalah kondisi alami di mana tubuh dan otak berada dalam keadaan istirahat untuk memulihkan energi, memperbaiki jaringan, dan memproses informasi yang telah diterima.
Saat tidur, kesadaran menurun, gerakan tubuh berkurang, dan sistem saraf melakukan pemulihan.
Tidur terlalu lama bisa membuat waktu sahur atau berbuka terlewat, sehingga asupan nutrisi menjadi tidak teratur.
Meskipun tidur panjang, tubuh bisa tetap terasa lemas karena metabolisme terganggu.
Tidur berlebihan dapat menyebabkan sirkulasi darah ke otak terganggu sementara, menimbulkan rasa pusing.
Tidur terlalu lama bisa memperlambat proses pencernaan, membuat perut kembung atau mual saat bangun.
Tidur yang berlebihan membuat waktu siang terbuang sehingga aktivitas sehari-hari terganggu.
Tidur terlalu lama bisa memengaruhi hormon serotonin dan melatonin, sehingga suasana hati menjadi mudah tersinggung.
Tidur berlebihan dapat memperlambat metabolisme, sehingga ada potensi penumpukan lemak jika kebiasaan ini terus-menerus.
Tidur panjang siang hari bisa membuat tidur malam menjadi lebih sulit atau tidak nyenyak.
Berbaring terlalu lama membuat otot dan sendi kaku, terutama di punggung dan leher.
Tidur berlebihan dikaitkan dengan gangguan metabolisme gula, yang berisiko pada penderita diabetes.
Bangun dari tidur panjang, otak terasa lambat untuk fokus pada aktivitas.
Alih-alih segar, tidur berlebihan bisa membuat tubuh terasa lemas karena jam biologis terganggu.
Tidur terlalu lama bisa membuat waktu ibadah seperti sholat atau dzikir terlewat, sehingga kualitas puasa menurun.
Agar tidak tidur berlebihan saat puasa, cukup tidur malam hari selama 6 sampai 8 jam, bangun sahur tepat waktu, jangan tidur lama setelah sahur, serta atur tidur siang maksimal 20 hingga 30 menit. (Z-4)
Sumber: halodoc, quantumspringbed
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Kombinasi gerakan mengayun dan suara mesin kendaraan bekerja secara sinergis menenangkan sistem saraf anak.
Peneliti Stanford kembangkan SleepFM, AI yang mampu memprediksi 130 jenis penyakit, hanya melalui data tidur satu malam.
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Waktu tidur yang cukup membantu menyiapkan tubuh anak di tengah cuaca yang tidak menentu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved