Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
MASALAH kurang tidur ternyata tidak hanya berdampak pada munculnya rasa lelah atau kantuk di siang hari. Dokter spesialis neurologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM), Astri Budikayanti, memperingatkan bahwa durasi tidur yang tidak mencukupi dapat mengganggu keseimbangan hormon dan memicu peningkatan nafsu makan yang berisiko pada obesitas.
Dalam sebuah diskusi kesehatan daring di Jakarta, Senin (16/3), Astri menjelaskan bahwa ada kaitan erat antara sistem metabolisme tubuh dengan pola istirahat seseorang. Ketika waktu tidur berkurang, tubuh secara alami akan mencari kompensasi energi dari sumber lain, salah satunya melalui makanan.
“Ketika kita kurang tidur, tubuh membutuhkan energi lebih. Akibatnya hormon yang memicu rasa lapar meningkat, sehingga kita jadi ingin makan terus,” ujar Astri.
Kondisi ini, jika dibiarkan terjadi dalam jangka panjang, dapat menjadi faktor risiko signifikan terhadap kenaikan berat badan.
Oleh karena itu, Astri menekankan bahwa menjaga pola tidur yang cukup merupakan bagian krusial dalam upaya menjaga berat badan ideal, selain menjaga pola makan dan olahraga.
Mengenai durasi, Astri merekomendasikan orang dewasa untuk memenuhi waktu tidur minimal enam jam setiap malam. Namun, durasi paling ideal yang disarankan tetap berada pada rentang tujuh hingga delapan jam.
Selain durasi, kualitas tidur juga memegang peranan penting yang ditentukan oleh fase-fase tidur sepanjang malam. Astri merinci bahwa tidur manusia terbagi dalam dua bagian besar:
Gangguan pada fase-fase ini dapat berdampak langsung pada kebugaran saat terbangun.
“Kalau fase tidur ini terganggu, seseorang bisa bangun dalam keadaan tidak segar atau bahkan merasa seperti belum tidur,” tambahnya.
Lebih lanjut, buruknya kualitas tidur juga diketahui dapat menurunkan kemampuan berpikir dan daya ingat seseorang.
Mengingat risiko kesehatan fisik dan mental yang mengintai, Astri mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola tidur yang konsisten.
Masyarakat disarankan untuk menghindari kebiasaan yang merusak kualitas istirahat, seperti sering begadang atau penggunaan perangkat elektronik secara berlebihan sesaat sebelum tidur.
Dengan menjaga disiplin waktu tidur, metabolisme tubuh diharapkan tetap terjaga dan risiko obesitas dapat ditekan. (Ant/Z-1)
Kurang tidur adalah kondisi tubuh tidak mendapat istirahat yang cukup, dan jika dibiarkan bisa berdampak serius pada kesehatan fisik dan mental.
Ketahui fenomena sleep banking untuk meningkatkan fokus dan performa atletik. Apakah benar tidur bisa ditabung layaknya uang di bank? Simak penjelasannya.
Berikut 12 makanan yang dapat membantu meredakan sakit kepala secara alami, yang umumnya direkomendasikan dokter dan ahli gizi karena kandungan nutrisinya
Pada umumnya, kebutuhan tidur orang dewasa adalah sekitar 7 sampai 9 jam per hari. Jika seseorang tidur di bawah durasi tersebut secara terus-menerus, hal ini disebut sleep deprivation.
Kurang tidur bukan sekadar rasa mengantuk, tetapi kondisi serius yang dapat memengaruhi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup jika dibiarkan.
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Obesitas adalah penyakit kronis kompleks. Dokter spesialis gizi ungkap faktor hormonal dan sel memori yang bikin berat badan susah turun. Simak solusinya!
Obesitas bukan sekadar berat badan berlebih, tapi penyakit kronis. Simak penjelasan dr. Vardian Mahardika mengenai risiko PCOS, Alzheimer, hingga sleep apnea.
Prevalensi obesitas di Indonesia naik menjadi 23,4%. Kemenkes imbau masyarakat cermat pilih pangan olahan dan batasi GGL. Simak panduan lengkapnya di sini.
PREVALENSI obesitas nasional pada penduduk berusia sekitar 18 tahun di Indonesia mengalami peningkatan. Angka ini naik dari 21,8% pada tahun 2018 menjadi 23,4% pada tahun 2023.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved