Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KURANG tidur adalah kondisi ketika seseorang tidak mendapatkan waktu atau kualitas tidur yang cukup sesuai kebutuhan tubuhnya, sehingga mengganggu fungsi fisik, mental, dan emosional.
Kurang tidur bukan sekadar rasa mengantuk, tetapi kondisi serius yang dapat memengaruhi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup jika dibiarkan.
Kurang tidur membuat sulit fokus saat belajar di sekolah.
Daya ingat dan kemampuan berpikir melemah sehingga nilai bisa turun.
Aktivitas harian jadi tidak maksimal.
Remaja jadi lebih mudah marah, sensitif, atau sedih tanpa sebab jelas.
Kurang tidur memengaruhi keseimbangan hormon stres.
Tidur yang buruk berkaitan erat dengan gangguan kesehatan mental.
Remaja lebih mudah terserang flu dan penyakit lain.
Hormon pertumbuhan dilepaskan saat tidur malam.
Otak yang kurang istirahat bekerja tidak optimal.
Kurang tidur dapat meningkatkan nafsu makan dan risiko obesitas.
Remaja jadi lebih impulsif dan berisiko melakukan tindakan berbahaya.
Mengantuk dapat menyebabkan kecelakaan saat berkendara atau beraktivitas.
Tidur cukup sangat penting bagi remaja untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan prestasi belajar. Idealnya, remaja membutuhkan 8 sampai 10 jam tidur setiap malam. (Z-4)
Sumber: alodokter, hellosehat
Kurang tidur adalah kondisi tubuh tidak mendapat istirahat yang cukup, dan jika dibiarkan bisa berdampak serius pada kesehatan fisik dan mental.
Ketahui fenomena sleep banking untuk meningkatkan fokus dan performa atletik. Apakah benar tidur bisa ditabung layaknya uang di bank? Simak penjelasannya.
Berikut 12 makanan yang dapat membantu meredakan sakit kepala secara alami, yang umumnya direkomendasikan dokter dan ahli gizi karena kandungan nutrisinya
Pada umumnya, kebutuhan tidur orang dewasa adalah sekitar 7 sampai 9 jam per hari. Jika seseorang tidur di bawah durasi tersebut secara terus-menerus, hal ini disebut sleep deprivation.
Kurang tidur dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, gangguan konsentrasi, risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, serta gangguan mental jika terjadi terus-menerus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved