Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KURANG tidur adalah kondisi ketika seseorang tidur lebih sedikit dari kebutuhan normal tubuh, sehingga waktu istirahat tidak cukup untuk memulihkan fungsi fisik dan mental.
Pada umumnya, kebutuhan tidur orang dewasa adalah sekitar 7 sampai 9 jam per hari. Jika seseorang tidur di bawah durasi tersebut secara terus-menerus, hal ini disebut sleep deprivation.
Kurang tidur membuat tubuh cepat lemas dan sulit berkonsentrasi.
Otak tidak bekerja optimal sehingga fokus dan kemampuan mengingat menurun.
Kinerja di sekolah, kuliah, atau pekerjaan menjadi kurang maksimal.
Kurang tidur dapat memicu emosi berlebihan, mudah marah, dan stres.
Tubuh lebih mudah terserang flu, batuk, dan infeksi.
Kurang tidur berkepanjangan berhubungan dengan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Sensitivitas insulin menurun akibat kurang tidur.
Hormon lapar meningkat sehingga nafsu makan bertambah.
Kurang istirahat dapat memicu sakit kepala tegang atau migrain.
Risiko depresi dan kecemasan meningkat.
Reaksi tubuh melambat sehingga berbahaya saat berkendara atau bekerja.
Kurang tidur sama berbahayanya dengan mengemudi dalam kondisi mabuk.
Usahakan tidur 7 sampai 9 jam per hari, tidur dan bangun di jam yang sama, serta hindari gadget sebelum tidur. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc
Ketahui fenomena sleep banking untuk meningkatkan fokus dan performa atletik. Apakah benar tidur bisa ditabung layaknya uang di bank? Simak penjelasannya.
Berikut 12 makanan yang dapat membantu meredakan sakit kepala secara alami, yang umumnya direkomendasikan dokter dan ahli gizi karena kandungan nutrisinya
Kurang tidur bukan sekadar rasa mengantuk, tetapi kondisi serius yang dapat memengaruhi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup jika dibiarkan.
Kurang tidur dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, gangguan konsentrasi, risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, serta gangguan mental jika terjadi terus-menerus.
Kondisi ini terjadi ketika waktu tidur lebih sedikit dari kebutuhan normal, sehingga tubuh tidak memiliki kesempatan untuk pulih dan memperbaiki fungsi-fungsinya dengan optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved