Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pastikan IKN bukan Proyek Mangkrak

25/9/2025 05:00

PRESIDEN Prabowo akhirnya meneken peraturan presiden (perpres) tentang nasib Ibu Kota Nusantara (IKN). Inti dari Perpres No 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah itu ialah menetapkan IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai ibu kota politik pada 2028. Keputusan tersebut memberikan kejelasan bahwa proyek IKN masih berlanjut.

Keluarnya perpres itu menunjukkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki iktikad untuk melanjutkan megaproyek warisan pemerintahan Presiden Joko Widodo bernilai Rp466 triliun tersebut. Sebelum keluarnya perpres itu, nasib proyek yang telah menguras APBN dari 2022 hingga 2024 senilai Rp89 triliun tersebut sempat diliputi ketidakpastian. Apalagi, porsi anggaran negara untuk IKN terus menyusut.

Sempat mencapai angka Rp43,3 triliun pada APBN 2024, anggaran IKN anjlok menjadi Rp4,7 triliun di APBN 2025 dan sedikit meningkat menjadi Rp6,26 triliun untuk 2026. Bayang-bayang kemuraman nasib IKN juga terjadi lantaran ibu kota baru itu tidak lagi menjadi proyek prioritas di era Presiden Prabowo. Wajar, lantaran Presiden Prabowo sendiri memiliki proyek prioritas yang menjadi bagian dari janji kampanye dan ikhtiar memajukan bangsa. Ada delapan program prioritas Presiden Prabowo, seperti ketahanan pangan, ketahanan energi, program Makan Bergizi Gratis, pendidikan, kesehatan, koperasi desa, pertahanan semesta, serta percepatan investasi dan perdagangan global.

Sebagian masyarakat sempat khawatir proyek prioritas tersebut, yang juga memakan dana APBN cukup dalam, bakal menenggelamkan proyek IKN. Bahkan, ada yang secara yakin menyebutkan bahwa proyek IKN bakal mangkrak.

Maka, dengan keluarnya perpres, pembangunan di IKN terus berlanjut sekaligus menepis kekhawatiran bakal mangkraknya proyek superambisius itu. Tentu publik sangat berharap proyek yang telah menguras dana APBN puluhan triliun rupiah tersebut tidak layu sebelum berkembang, apalagi jadi proyek mangkrak.

Adanya kepastian berlanjutnya proyek IKN juga memberikan kepastian hukum bagi investor yang ingin berinvestasi di IKN. Kepastian tersebut penting karena saat proyek hendak dimulai pada 2022, Presiden Joko Widodo kala itu memproyeksikan 80% pembiayaan IKN akan mengandalkan investasi swasta. Itu karena kehadiran swasta di proyek IKN bisa mengurangi beban APBN yang sudah digelayuti naiknya defisit anggaran.

Dibutuhkan komitmen yang superkuat dari pemerintah untuk melanjutkan proyek ini. Efisiensi yang dilakukan pemerintah dan situasi ekonomi global yang tengah muram, jangan sampai menjadi penghambat untuk melanjutkan proyek ini. Apalagi, saat ini sejumlah sarana pemerintahan telah rampung dibangun di IKN. Hanya, belum ada gedung parlemen dan gedung lembaga yudikatif yang tersedia.

Itu menjadi tantangan besar penyelesaian IKN ke depan. Sebab, untuk bisa menjadi pusat pemerintahan, ibu kota negara mesti memiliki tempat kerja bagi parlemen dan lembaga yudikatif seperti Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi. Semuanya dicanangkan bakal rampung pada 2028.

Meski kelengkapan untuk menjadi pusat politik belum semuanya dibangun, alangkah eloknya jika Istana Negara IKN dan gedung kementerian yang sudah berdiri megah bisa segera difungsikan agar ada aktivitas. Pengoperasian aktivitas wilayah itu merupakan simbol bahwa IKN bakal jauh dari kata mangkrak.

Perlu kiranya dipertimbangkan usulan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bisa memulai dengan kerap beraktivitas dan berkantor di IKN. Itu akan memberi pesan tegas dan jelas bahwa proyek IKN memang layak dan mesti dilanjutkan.

 



Berita Lainnya
  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.

  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.

  • Satu Pengadilan Beda Kesejahteraan

    09/1/2026 05:00

    HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.

  • Menjaga Muruah Pengadilan

    08/1/2026 05:00

    Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.

  • Dikepung Ancaman Krisis Global

    07/1/2026 05:00

    SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.

  • Menagih Bukti UU Perampasan Aset

    06/1/2026 05:00

    DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret

  • Jamin Rasa Aman di Ruang Kritik

    05/1/2026 05:00

    DALAM sebuah negara yang mengeklaim dirinya demokratis, perbedaan pendapat sesungguhnya merupakan keniscayaan.

  • Jangan Lamban lagi Urus Bencana

    03/1/2026 05:00

    REKONSTRUKSI dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara kembali menempatkan negara pada ujian penting.

  • Memaknai Ulang Pertumbuhan

    02/1/2026 05:00

    MESKI baru memasuki hari kedua 2026, mesin negara sudah dipacu untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,4%.