Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato dalam Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS), pada Selasa (23/9) waktu setempat. Prabowo akan menjadi presiden kelima Indonesia yang berpidato secara langsung dalam forum tersebut.
Selama pemerintahan Presiden ketujuh RI Joko Widodo, pemimpin Indonesia selalu absen hadir secara langsung pada Sidang Umum PBB di Markas PBB, New York. Jokowi pernah berpidato dalam Sidang Umum PBB pada 2020 dan 2021, tetapi saat itu hanya dilakukan secara virtual karena dunia tengah dilanda pandemi covid-19.
Karena itu, panggung Prabowo di sidang tersebut sangat dinantikan dapat menjadi momentum untuk kian menguatkan posisi Indonesia dalam kancah diplomasi internasional. Selain itu, yang tidak kalah penting, pidato Prabowo amat diharapkan bisa menjadi angin segar di tengah krisis multilateralisme yang kini melanda dunia.
Banyak yang berekspektasi pidato Prabowo akan menjadi 'kenangan dunia' atau 'memory of the world' seperti pidato Presiden Soekarno di masa lalu. Bung Karno menyampaikan pidato berjudul To Build the World Anew di Sidang Umum ke-15 PBB pada 30 September 1960 dengan menekankan isu anti-imperialisme, solidaritas antarbangsa, serta memperkenalkan Pancasila sebagai alternatif ideologi dunia.
Kini, 65 tahun kemudian, Presiden Prabowo yang akan berpidato di urutan ketiga pada sesi Debat Umum PBB setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat, diyakini bakal memberikan warna baru bagi diplomasi Indonesia sekaligus menunjukkan kepemimpinan moral Indonesia di dunia internasional. Itu menjadi sangat strategis terlebih dengan situasi geopolitik dan geoekonomi terkini yang sarat ketidakadilan.
Dengan panggung besarnya di forum diplomatik terpenting tersebut, Prabowo memiliki kesempatan besar untuk menegaskan peran Indonesia sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia. Pidato Prabowo teramat penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia bukan sekadar bangsa penonton, melainkan penentu arah peradaban global menuju tatanan yang lebih adil, damai, dan manusiawi.
Tercerabutnya rasa kemanusiaan dalam politik global memang menjadi isu paling mengemuka saat ini. Agresi yang kemudian berubah menjadi genosida Israel terhadap Palestina yang dilakukan sejak Oktober 2023 hingga saat ini adalah contoh nyata betapa dunia, termasuk PBB, nyaris tak berdaya melawan keserakahan sebagian negara. Israel, demi ambisinya, rela menihilkan, bahkan memorak-porandakan nilai kemanusiaan.
Perdamaian dunia yang sesungguhnya menjadi cita-cita seluruh warga dunia, kini sedang berada di titik nadir. Itu karena kemanusiaan yang menjadi salah satu pilarnya justru terus digerogoti dan dihancurkan. Ketegangan politik global, perang antarnegara, baik militer maupun dagang, kesenjangan pertumbuhan ekonomi, dan krisis iklim yang terjadi di berbagai belahan dunia juga terus menjadi ancaman yang berpotensi semakin mengacaukan masa depan perdamaian dunia.
Prabowo memang bukan superman. Pidatonya juga bukan seperti jimat yang akan serta-merta mampu menyadarkan dunia untuk segera menghentikan segala bibit kekacauan itu. Namun, pidato di forum Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB adalah panggung besar yang jelas tidak boleh disia-siakan. Di situlah Prabowo bisa menarik atensi pemimpin dunia, sekaligus berkesempatan mengarahkan diskusi utama dalam forum tersebut dengan pesan-pesan pentingnya.
Di markas PBB itu, penting juga kiranya dalam pidatonya Prabowo menyelipkan desakan agar badan dunia itu mereformasi diri di usianya yang ke-80 tahun. Fakta tak terbantahkan saat ini bahwa PBB dengan segala tantangan global yang mereka hadapi justru kerap tersandera oleh kepentingan negara besar tertentu. Mereka seolah tak berdaya di hadapan negara-negara adikuasa.
Kita, sekali lagi, berharap momentum pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB dapat betul-betul dimaksimalkan sehingga bisa menjadi salah satu tonggak sejarah politik luar negeri Indonesia. Itu juga akan menjadi kontribusi besar bangsa ini untuk membantu mewujudkan cita-cita perdamaian dunia dan keadilan global.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal
DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.
PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved