Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Palestina Merdeka Tetap Syarat Mutlak

30/5/2025 05:00

PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto soal kemungkinan membuka hubungan diplomatik dengan Israel jika negara itu mengakui negara Palestina merdeka sangat menarik. Pernyataan yang disampaikan dalam konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5), itu menandakan adanya pembahasan konflik Palestina-Israel dalam pertemuan bilateral mereka beberapa saat sebelumnya.

Buat bangsa Indonesia, betapa pun pernyataan Presiden itu mungkin bisa memantik emosi, itulah konsekuensi dari two-state solution (solusi dua negara) yang memang sudah lama diusung Indonesia untuk perdamaian Palestina-Israel. Two state solution artinya negara Palestina dan Israel sama-sama berdiri dan sama-sama berdaulat. Mengakui kedaulatan sebuah negara adalah langkah pertama untuk melakukan hubungan diplomatik.

Maka, tidak ada yang aneh dan tidak ada yang baru soal pernyataan Presiden Prabowo terkait dengan sikap Indonesia selama ini dalam konflik Palestina-Israel. Tidak tergoyahkan pula dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina. Kemerdekaan Palestina tetaplah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Pernyataan Presiden Prabowo sebenarnya lebih menandakan dorongan terhadap Presiden Macron, yang sejak Minggu lalu disebutkan mempertimbangkan untuk mengakui negara Palestina. Kecenderungan Presiden Macron itu sudah cukup membuat geger di Prancis maupun jagat politik ‘Benua Biru’.

Meski dalam berbagai pernyataan diplomasi, bahkan sejak rezim-rezim terdahulu, Prancis selalu menyebut diri sebagai teman untuk Israel maupun Palestina, kenyataannya mereka adalah sekutu Israel. Bahkan, sampai sekarang, pemerintah Prancis masih dikritik ikut bertanggung jawab atas darah warga Gaza yang tumpah.

Pada akhir Oktober 2023, Prancis yang memang termasuk salah satu negara pertama yang mengakui negara Israel dan mendukungnya masuk PBB, diketahui mengirimkan 100 ribu magasin peluru untuk Israel. Kemudian, meski Macron telah menghentikan pengiriman senjata ke Israel sejak 2024, hingga kini negaranya masih mengirimkan berbagai alat dan perangkat yang membuat negeri zionis itu dapat memproduksi sendiri senjata.

Itu termasuk teknologi drone yang kini menjadi andalan Israel membantai warga Gaza. Hingga tahun lalu, penjualan peralatan senjata Prancis ke Israel diberitakan berkisar Rp357 miliar. Maka, jika terwujud, pengakuan Macron untuk eksistensi negara Palestina adalah langkah besar bagi negaranya.

Pengakuan kedaulatan tentu membawa konsekuensi panjang. Bukan sekadar lip service, pengakuan harus dibuktikan dengan berbagai langkah nyata untuk kemerdekaan Palestina, atau setidaknya menghentikan keterlibatan apa pun dalam genosida Israel di Gaza. Jika terwujud, pengakuan Prancis untuk negara Palestina juga jelas berdampak besar di percaturan politik ‘Benua Biru’. Prancis akan menjadi negara besar Eropa pertama yang mengakui Palestina.

Tidak mengherankan pula, suara kontra langsung mengemuka atas kabar rencana Macron. Tidak hanya menghadapi tentangan warganya, Macron juga berhadapan dengan sektor industri senjata yang jelas akan semakin merugi. Belum lagi, Amerika Serikat sebagai sekutu terbesar Israel sudah menyiapkan berbagai sanksi lain bagi Prancis.

Karena itu, pernyataan Presiden Prabowo adalah tepat momentum. Ini menjadi sinyal tegas untuk dukungan rencana Macron. Meskipun bisa saja pengakuan Prancis terhadap Palestina pun sekadar gestur simbolis, itu tetap sebuah kemajuan bagi diplomasi untuk Palestina.

 



Berita Lainnya
  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.

  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.

  • Satu Pengadilan Beda Kesejahteraan

    09/1/2026 05:00

    HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.

  • Menjaga Muruah Pengadilan

    08/1/2026 05:00

    Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.

  • Dikepung Ancaman Krisis Global

    07/1/2026 05:00

    SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.

  • Menagih Bukti UU Perampasan Aset

    06/1/2026 05:00

    DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret

  • Jamin Rasa Aman di Ruang Kritik

    05/1/2026 05:00

    DALAM sebuah negara yang mengeklaim dirinya demokratis, perbedaan pendapat sesungguhnya merupakan keniscayaan.

  • Jangan Lamban lagi Urus Bencana

    03/1/2026 05:00

    REKONSTRUKSI dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara kembali menempatkan negara pada ujian penting.