Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Teladan Kesederhanaan

04/9/2024 05:00

TANPA penyambutan mewah, begitu pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus disambut saat mendarat di Indonesia. Tempat bermalamnya hingga 6 September mendatang pun terbilang sederhana, sebuah kamar di Kedutaan Besar Vatikan di Indonesia, bukan kamar berkelas president suites di hotel berbintang.

Perjalanan udara Paus dari Roma ke Indonesia pun tak kalah sederhana. Terbang selama 13,15 jam, ia lebih memilih menggunakan pesawat komersial, bukan jet pribadi. Dan, selama di Indonesia, Paus minta diantarkan menggunakan mobil yang dipakai rakyat Indonesia kebanyakan, bukan mobil mewah.

Begitulah permintaan khusus Takhta Suci Vatikan kepada panitia penyambutan di Indonesia. Padahal, Indonesia telah menyiapkan berbagai fasilitas nomor satu sesuai aturan protokoler kunjungan seorang kepala negara.

Baca juga : Perlu Regulasi Larang Mudik

Permintaan itu terang saja bikin kita geleng-geleng kepala. Sebuah sikap sederhana dari seorang kepala negara yang juga pemimpin bagi umat Gereja Katolik Roma sedunia. Sikap penuh kesederhanaan itu ibarat oasis di tengah gersangnya kebersahajaan di negeri ini. Paus seakan ingin mengajarkan sebuah ilmu universal yang bernama kesederhanaan.

Prinsip hidup sederhana itu ditunjukkannya lewat keputusan pertamanya saat menjadi Paus, yakni menolak tinggal di apartemen Paus yang mewah di Istana Apostolik. Pilihan itu memberi pesan bukan kemewahan, melainkan kesederhanaan yang membawa kemuliaan hidup.

Paus Fransiskus juga menjadi contoh pemimpin yang tak suka akan protokol berlebihan. Protokol-protokol itu baginya justru hanya akan menjauhkan dia dari umatnya. Bagi Paus, fokus utama ialah pada pesan yang disampaikan, bukan pada kemewahan upacara atau tampilan luar.

Baca juga : Mencegah LP dari Covid-19

Begitulah nilai-nilai yang dipegang teguh Paus Fransiskus, dan kita jadi malu dibuatnya. Indonesia yang sempat dikenal dengan rakyatnya yang berperilaku sederhana, kini tengah diterjang wabah pamer kemewahan. Tak sedikit pejabat tinggi bahkan hingga orang yang tak punya jabatan sekalipun berupaya untuk tampil di media sosial bersama kemewahannya.

Paus mengajarkan bahwa kebahagiaan hakiki adalah saat kita bisa merasa cukup dengan apa yang kita miliki dan menemukan kedamaian dalam kesederhanaan hidup.

Itulah keteladanan dari seorang pemimpin yang semestinya bisa menjadi inspirasi bagi para pemimpin bangsa, baik di tingkat nasional maupun global.

Baca juga : Paket Insentif Pengganti Mudik

Sri Paus memberi teladan tentang autentiknya pemimpin dan kepemimpinan. Saat berkhotbah perihal perlunya empati terhadap mereka yang ditimpa kemalangan, Paus pun telah mengerjakan pesan itu terlebih dahulu dengan mempraktikkan hidup sederhana dan menolak kemegahan. Ia merupakan teladan satunya kata dan perbuatan.

Jangan sampai lupa, sikap sederhana itu justru datang dari seorang Paus yang terkenal akan pemikiran-pemikiran progresifnya.

Sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik di seluruh dunia, Paus Fransiskus mereformasi gereja Katolik dan menyesuaikannya dengan perkembangan peradaban, terutama ilmu pengetahuan. Paus juga tak bisa tinggal diam saat ketidakadilan dan penindasan terjadi di depan matanya. Terbaru, Paus Fransiskus lantang menyuarakan gencatan senjata dalam konflik Palestina-Israel.

Kedatangan Sri Paus Fransiskus ke Indonesia juga mesti dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk meningkatkan toleransi antarumat beragama. Penghargaan atas perbedaan yang menjadi takdir hidup di dunia harus terus digaungkan demi terciptanya kedamaian.

Selamat datang, Paus Fransiskus. Jangan lelah untuk terus mengajarkan teladan kesederhanaan.

 



Berita Lainnya
  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.

  • Makin Puas, makin Tancap Gas

    12/2/2026 05:00

    INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.