Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Tutup Potensi Gelombang Tiga Covid-19

28/10/2021 05:00
Tutup Potensi Gelombang Tiga Covid-19
(MI/Duta)

 

 

JIKA ada ungkapan badai pasti berlalu maka dalam situasi pandemi kita juga harus belajar tentang badai yang datang berkali-kali. Badai covid-19 nyatanya berulang karena varian baru yang masih terus bermunculan.

Permasalahannya terletak pada seberapa cepat badai bisa dilalui. Dalam kondisi pandemi, sesungguhnya manusia memiliki kemampuan untuk mengontrol keadaan dan tidak hanya benar-benar pasrah.

Kemampuan itu terletak pada vaksinasi dan, tentunya pula, kedisiplinan menerapkan protokol 5M. Sayangnya, ada kala ketika protokol itu benar-benar diuji, bahkan cenderung kalah. Itulah yang terjadi saat musim liburan panjang.

Sejumlah musim libur panjang yang lalu telah membawa konsekuensi kenaikan kasus cukup tinggi di Tanah Air. Musim libur Agustus 2020 mengakibatkan terjadi kenaikan kasus hingga 119% dan tingkat kematian mingguan meningkat mencapai 57%. Libur panjang Oktober-November 2020 menyebabkan terjadinya kenaikan kasus hingga 95% dan kenaikan tingkat kematian mingguan mencapai 75%. Bahkan, Mei-Juni lalu kita menanggung tsunami covid-19 akibat paduan faktor varian delta dan protokol kesehatan yang terabaikan selama libur panjang Idul Fitri.

Maka, menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, sangat wajar jika segala potensi kembalinya badai covid-19 mesti ditutup sebab ancamannya bukan isapan jempol.

 

Sejumlah negara seperti Inggris dan tetangga kita, Singapura, tengah mengalami kenaikan kasus harian. Salah satu faktornya ialah varian baru, termasuk varian R1 yang berasal dari Amerika Serikat. Betul bahwa lonjakan kasus itu tidak berujung pada angka kematian yang tinggi, tapi tetap bahayanya tidak bisa dianggap sepele.

Terlebih, dari penelitian di Jepang, varian tersebut terbukti mampu melewati antibodi hasil dua kali vaksin. Ini berarti varian itu memiliki kemampuan bertahan yang tinggi meski tingkat penularan dan keparahannya tidak sekejam varian delta.

Maka, langkah yang dilakukan Presiden Jokowi ialah mengantisipasi prediksi adanya 19,9 juta orang yang akan mudik di momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Jokowi mengharapkan seluruh unsur Forkopimda merancang strategi secara detail untuk menekan mobilisasi masyarakat.

Dari kondisi selama ini memang terlihat peran pemda sangat penting dalam menekan angka penularan covid-19. Peraturan yang diterapkan sejumlah pemda yang menjadi tujuan wisata terlihat mampu memaksa masyarakat menaati prokes dan menekan mobilitas. Contohnya, pembatasan pelat kendaraan bermotor dan peraturan wajib vaksinasi bagi pengunjung kawasan wisata.

Di sisi lain, kita juga berharap penyempurnaan berbagai peraturan dan kebijakan pemerintah pusat. Penutupan pintu masuk dari negara-negara varian baru ataupun tempat lonjakan kasus, tidak bisa dibantah adalah penghalau bencana paling utama. Sejurus pula, penegakan aturan karantina dari luar negeri adalah hal multak. Lagi-lagi kasus Rachel Venya adalah puncak gunung es kasus pelanggaran karantina di Indonesia. Ini mutlak harus dihentikan.

Berikutnya, penyempurnaan lebih jauh aplikasi Pedulilindungi harus dilakukan. Saat ini sudah ada sejumlah pihak yang bisa menawarkan sertifikat vaksin palsu yang bisa pula dipakai untuk aplikasi tersebut. Praktik ilegal ini marak di internet dan semestinya segera diberantas.

Memang tidak terbantahkan banyak pekerjaan rumah agar bangsa ini siap dan mampu menghadapi ancaman gelombang ketiga covid-19. Penentuan juga menyangkut seberapa tegas pemerintah menegakkan aturan prokes 5M hingga karantina.



Berita Lainnya
  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.

  • Makin Puas, makin Tancap Gas

    12/2/2026 05:00

    INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.

  • Mewujudkan Kedaulatan Emas

    11/2/2026 05:00

    LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.