Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Tangani Covid-19 tanpa Rem Mendadak

22/12/2020 05:00
Tangani Covid-19 tanpa Rem Mendadak
(MI/Seno)

 

 

PEMBATASAN mobilitas warga menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru resmi berlaku mulai Sabtu, 19 Desember, dengan penerbitan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 oleh Satgas Penanganan Covid-19. Kebijakan itu melengkapi pemangkasan cuti bersama akhir tahun yang sebelumnya telah dikeluarkan pemerintah.

Keputusan memperketat protokol kesehatan tersebut sudah tepat sebagai antisipasi penularan covid-19 akibat tingginya kunjungan ke sejumlah daerah destinasi berlibur.

Semakin banyak orang, semakin besar pula risiko timbulnya kerumunan yang mempermudah penyebaran covid-19. Terlebih, sejak awal  bulan terjadi lonjakan kasus covid-19 hingga membuat fasilitas kesehatan kewalahan.

Meski sudah tepat, ada satu hal penting yang perlu mendapatkan catatan. Koordinasi dalam penerapan kebijakan dan komunikasi ke masyarakat masih lemah.

Kesimpangsiuran kebijakan sempat membuat masyarakat kebingungan. Ini pula yang turut menyebabkan membeludaknya antrean di bandara. Klinik-klinik penyedia pemeriksaan tes usap PCR maupun tes cepat antigen pun dipenuhi calon pelaku perjalanan. Kondisi itu malah menciptakan kerentanan munculnya klaster penularan covid-19.

Baiknya, kebijakan diumumkan bersamaan dengan terbitnya keputusan resmi. Tidak perlu koar-koar terlebih dahulu hingga membuat masyarakat dan penyedia jasa mengira kebijakan sudah berlaku.

Kemudian, jeda waktu antara penerbitan surat keputusan hingga waktu dimulainya kebijakan juga perlu dipertimbangkan. Surat Edaran Satgas Covid-19 yang memperketat protokol kesehatan baru terbit di tanggal yang sama dengan mulai berlakunya. Padahal, kepastian kebijakan diperlukan untuk kesiapan pelaku perjalanan dan penyedia jasa.

Kebijakan pembatasan mobilitas di masa liburan Natal dan Tahun Baru selayaknya rem dalam penanganan covid-19. Seperti juga rem, bila diinjak mendadak itu juga menandakan lemahnya kesiagaan pengendara dalam membaca situasi. Para penumpang pun bisa terluka.

Perjalanan penanganan covid-19 masih panjang. Selama itu, kebijakan rem dan gas terus diperlu kan. Sejumlah aturan perlu direvisi dengan mengadopsi kebijakan terbaru saat ini. Misalnya, mengantikan tes cepat berbasis antibodi yang tingkat akurasinya rendah dengan tes usap antigen untuk keperluan persyaratan perjalanan.

Sesuai hukum pasar, penggunaan standar tes covid-19 yang lebih akurat secara luas juga akan mendorong harga tes turun hingga makin terjangkau oleh masyarakat.

Saat ini, pemerintah baru menerapkan batas atas harga tes cepat antibodi dan tes antigen. Tes PCR yang memiliki tingkat akurasi paling tinggi belum diatur.

Pemerintah, seperti sudah diingatkan sebelumnya, harus merancang skenario situasi untuk pe ngetatan dan pelonggaran protokol kesehatan. Ketika dinyatakan sebagai zona merah, suatu wilayah langsung diberlakukan paling tidak tes usap antigen untuk setiap warga yang keluar dari wilayah itu. Di samping, aturan-aturan lain yang membatasi aktivitas warga demi memperlambat penularan.

Yang agak sulit memang memeriksa warga yang keluar dari zona merah memakai kendaraan pribadi. Minimnya tenaga pemeriksa dan kekhawatiran timbul kemacetan panjang menjadi hambatan. Namun, itu bisa disiasati dengan pemeriksaan acak seperti yang dilakukan polisi saat razia kelengkapan berkendara.

Aturan-aturan yang terancang dengan baik memudahkan koordinasi dan kesiapan semua pihak. Rem mendadak yang bisa mencelakakan pun dapat terhindarkan.



Berita Lainnya
  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.