Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Bersatu Menutup Tahun Pandemi

16/12/2020 05:00
Bersatu Menutup Tahun Pandemi
(MI/SENO)

 

 

PENGALAMAN memang guru terbaik. Berdasarkan pengalaman liburan panjang yang menciptakan klaster baru covid-19, liburan Natal dan akhir tahun dipangkas. Pe­rayaan Natal dan tahun baru juga dibatasi demi keselamatan rakyat.

Lonjakan kasus covid-19 setelah libur panjang pada 28 Oktober-1 November lalu harus menjadi pelajaran berharga. Hal serupa tidak boleh terjadi dan penyebabnya harus dihindari.

Pil pahit dari libur panjang itu ialah rekor-rekor baru penambahan kasus. Sejak 9 November, jumlah kasus terus meroket hingga puncaknya pada 13 November yang mencapai lebih dari lima ribu penambahan kasus dan saat ini melonjak di atas enam ribu kasus positif covid-19.

Liburan panjang memicu pergerakan manusia yang abai terhadap protokol kesehatan. Inilah sebenarnya yang menjadi masalah penyebaran covid-19. Penyebaran virus berbanding lurus dengan pergerakan manusia. Karena itu, pergerakan manusia harus dibatasi antara lain dengan membatasi liburan Natal dan tahun baru.

Dalam momen Natal dan tahun baru itu berarti tidak cukup hanya dengan pemotongan libur panjang, seperti yang sudah dilakukan pemerintah. Pelarangan kerumunan dan perayaan tahun baru ialah sebuah keniscayaan.

Sebab mudah dimengerti pemotongan libur hanya efektif mencegah penyebaran covid-19 ke luar daerah, sementara penularan di dalam daerah akan tetap tinggi selama kerumunan dibiarkan terjadi. Terlebih, tradisi perayaan dengan berkerumun dan kemeriahan sangat lekat dengan tahun baru.

Sebab itulah kebijakan larangan kerumunan dan perayaan pada Tahun Baru 2021 yang diambil di Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali secara virtual, Senin (14/12), harus ditaati sepenuhnya. Kita pun mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Bali Wayan Koster yang segera menindaklanjuti aturan itu.

Dengan penambahan kasus harian di Tanah Air yang sudah di atas enam ribu, maka bersatu dalam kepatuhan kebijakan memang mutlak sebab keengganan mengikuti pelarangan justru akan membawa petaka terhadap diri sendiri dan orang lain.

Pada daerah-daerah yang menjadi kesatuan satelit megapolitan, kelonggaran aturan di satu daerah tentu akan menarik orang dari berbagai tempat. Meski mungkin menghidupkan roda perekonomian dalam beberapa waktu, tetap saja tidak sebanding dengan ancaman ledakan kasus.

Kita pun mengapresiasi umat kristiani yang sudah sejak beberapa waktu lalu beradaptasi melalui peribadatan secara virtual. Dengan begitu, kita tentunya juga yakin jika saudara-saudara umat kristiani akan taat dengan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 23 Tahun 2020.

Dalam aturan yang dikeluarkan 9 Desember itu jumlah kapasitas pengunjung gereja sebesar 50%. Kita optimistis peraturan dalam ritual peribadatan tidak mengurangi kebahagiaan dan kekhidmatan perayaan Natal.

Lebih jauh lagi, bersatu dalam kepatuhan aturan juga disadari setiap warga, terlebih yang berada di zona merah dan oranye. Nestapa pandemi yang telah berjalan hampir setahun memang hanya bisa ditutup dengan kedisiplinan bersama. Tanpa itu petaka bukan tidak mungkin semakin panjang, bahkan meski ketika vaksin telah hadir.

Hendaknya selalu diingat bahwa pada saat kita liburan, virus korona yang mencabut nyawa itu tetap lembur. Karena itu, tetap­lah bersatu menutup tahun pandemi dan jangan pernah lalai memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak.



Berita Lainnya
  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.