Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK sepatutnya ada pihak-pihak yang sengaja menebar ketakutan akan resesi ekonomi. Semua pihak hendaknya bahu-membahu membangun optimisme dan menyiapkan strategi pemulihan yang cepat. Resesi akibat pandemi covid-19 tidak terhindarkan, butuh sikap bijak menghadapinya.
Mestinya semua elemen bangsa fokus bagaimana agar resesi yang mengancam negara ini tidak sampai pada fase krisis ekonomi. Fokus, agar ketika wabah ber akhir, kondisi bisa cepat pulih dan pertumbuhan ekonomi bisa bangkit kembali.
Untuk itulah, masyarakat tidak perlu terprovokasi dengan ha sutan-hasutan bahwa ekonomi Indonesia tidak hanya akan masuk resesi, tapi juga akan terpuruk menuju krisis ekonomi seperti tudingan sejumlah pihak. Politisasi resesi hanya mengacaukan konsentrasi pemulihan ekonomi.
Memang, resesi ekonomi bagi Indonesia su dah di depan mata. Kondisi yang memang tidak terelakkan karena pandemi covid-19. Saat aktivitas sosial dan ekonomi terbatas, maka konsumsi, investasi, serta kinerja ekspor dan impor juga mengalami penurunan, yang membuat geliat ekonomi melambat.
Turunnya konsumsi masyarakat menyebabkan tingkat penjualan anjlok, produksi tidak bergerak. Imbasnya tidak ada kebutuhan investasi baru. Dengan konsumsi dan investasi turun drastis, pertumbuhan ekonomi sudah pasti mengalami kontraksi.
Angka pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020 yang tercatat minus 5,32% menjadi penanda akan datangnya resesi ekonomi di Tanah Air. Memang, pemerintah masih optimistis triwulan III ekonomi akan tumbuh 0% alias positif. Namun, jika melihat kondisi saat ini, sektor-sektor yang mengalami kontraksi sangat dalam di kuartal II sulit pulih dalam waktu yang cepat.
Apalagi jika melihat data bahwa konsumsi rumah tangga yang menjadi komponen terbesar dalam PDB dengan kontribusi 58% merosot atau mengalami kontraksi sebesar 5,51%. Konsumsi rumah tangga hingga saat ini masih tertekan.
Karena itulah, banyak pihak memprediksi kondisi serupa juga terjadi pada kuartal III dan IV 2020. Jika proyeksi benar terjadi, ekonomi Indonesia bisa dinyatakan resesi pada Oktober.
Yang jelas, meskipun Indonesia nanti dinyatakan resesi, publik tidak perlu panik. Di tengah pandemi, resesi sudah menjadi kenormalan baru. Hampir semua negara mengalami resesi. Tidak hanya negara kita, sejumlah negara maju justru mendahului masuk resesi.
Total sepuluh negara telah memasuki fase resesi ekonomi, yaitu Amerika Serikat, Jerman, Prancis,Italia, Inggris, Korea Selatan, Singapura, Jepang, Hong Kong, dan Filipina. Kenyataan ini menegaskan bahwa resesi bisa menghampiri setiap negara. Yang membedakan ialah bagaimana langkah mitigasinya.
Pemerintah Indonesia telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk meminimalkan dampak resesi. Pemerintah mendorong belanja pe merintah, memberikan stimulus, serta mendukung terealisasinya investasi domestik. Total anggaran stimulus mencapai Rp695,2 triliun, yang mencakup program penanganan medis dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Pekerjaan rumah terbesar terletak pada penyerapan anggarannya. Hingga minggu lalu, data Kementerian Keuangan menunjukkan penyerapan PEN masih di angka Rp151,25 triliun atau 21,8% dari pagu anggaran PEN senilai Rp695,2 triliun.
Tentu semua berharap pemerintah bisa segera mengatasi hambatan ini sehingga memasuki triwulan ketiga bisa menggenjot belanja agar kontraksi ekonomi tidak jauh lebih dalam. Jangan kacaukan konsentrasi pemulihan ekonomi dengan politisasi resesi.
Lebih dari itu, Paskah mestinya mampu membangkitkan solidaritas kemanusiaan antar-anak bangsa.
KITA mafhum bahwa saat ini ruang fiskal negara tengah menghadapi ujian berat.
KEPASTIAN kerap menjadi barang langka di tengah gejolak global.
GUGURNYA tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam misi perdamaian di Libanon menjadi pukulan keras bagi Indonesia.
RUANG publik kembali disuguhi dinamika penegakan hukum yang menimbulkan kegelisahan.
SABTU (28/3) lalu, genap satu bulan prahara di Timur Tengah berlangsung.
MULAI hari ini, 28 Maret 2026, jagat digital Indonesia memasuki babak baru yang krusial.
SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved