Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Komando Diperkuat

15/4/2020 05:00

DALAM perang melawan wabah, kecepatan dan ketanggapan ialah kunci. Ini tidak hanya bicara teknis di lapangan, tetapi juga kecepatan dan ketanggapan dari pangkal penentu kebijakan.

Logis jika kebijakanlah yang melahirkan kerja tersistem. Tanpa kebijakan, negara sesungguhnya hanya mengandalkan kerelaan dan moral individu.

Dalam soal pandemi covid-19, ketanggapan dari segi kebijakan bisa dilihat dari lahirnya Keputusan Presiden (Keppres) 12/2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional.

Penetapan covid-19 sebagai bencana nasional berimplikasi pada menguatnya komando penanganan wabah akibat virus korona itu, dari pusat hingga daerah. Keppres itu memberikan keleluasaan lebih besar kepada Ketua Pelaksana Gugus Tugas Covid-19 dan jajarannya untuk menangani dan menghentikan pandemi covid-19.

Memang, kelahiran keppres pada Senin (13/4) itu sesungguhnya juga bisa diperdebatkan karena dampak yang bisa lebih signifikan jika dilakukan lebih cepat. Jika penerbitan dilakukan bulan lalu, itu dapat menjadi dasar aturan OJK dan relaksasi lainnya.

Meski begitu, pertimbangan Presiden Joko Widodo untuk akhirnya baru menerbitkan keppres saat ini tetap bisa diapresiasi. Walau agak lambat, Presiden tetap memperhatikan perkembangan pandemi yang terus mengkhawatirkan.

Indonesia merupakan satu dari tiga negara G-20 yang masih bisa mengalami pertumbuhan GDP di tengah pandemi, dampak ekonomi nasional yang kita alami tetap diperkirakan serius. Karena itu, salah satu implikasi Keppres 12/2020 yang paling ditunggu ialah dalam penggunaan anggaran negara.

Pemerintah kini dapat mengeluarkan payung hukum untuk menggunakan anggaran bencana yang komponennya telah ada dalam APBN. Sederet kantong anggaran yang juga dapat dipergunakan ialah APBD, dana siap pakai BNPB, dan dana siap pakai/belanja tidak terduga dari pemerintah daerah.

Tidak hanya itu, pemerintah juga dapat membuat APBN-P jika penanggulangan pandemi dipertimbangkan membutuhkan dana lebih besar lagi.

Di sisi lain, penggunaan dana yang lebih longgar ini juga memiliki risiko penyelewengan tidak sepele. Indeks persepsi korupsi Indonesia yang terus naik mengindikasikan budaya korupsi masih begitu merajela dan ada di berbagai tingkat birokrasi.

Karena itu, pengawasan penggunaan anggaran betul-betul penting. Defisit anggaran yang telah naik menjadi 5% setelah alokasi anggaran Rp405 triliun untuk penanggulangan covid-19 yang diumumkan Presiden beberapa waktu lalu, sesungguhnya membuat beban keuangan negara yang cukup besar. Segala bentuk kebocoran keuangan harus dihindari.

Selain soal penggunaan anggaran, lahirnya Keppres 12/2020 juga menuntut peran pemda yang lebih besar dalam penanggulangan covid-19. Hal ini sebagaimana dimuat dalam salah satu poin keppres, yakni bahwa gubernur, bupati, dan wali kota sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah.

Selama ini, pemerintah pusat telah berulang kali meminta pemerintah daerah untuk bersinergi dalam menetapkan kebijakan terkait penanggulangan covid-19. Presiden bahkan telah menyentil beberapa kepala daerah yang ia nilai membuat kebijakan bertentangan dengan aturan pusat.

Meski begitu, sesungguhnya sinergi harus lebih dulu dijalankan jajaran pemerintah pusat. Tidak hanya sekali, jajaran kabinet mengeluarkan statement yang justru saling bertentangan.

 



Berita Lainnya
  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.