Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BABAK baru dalam menghadapi pandemi virus korona jenis baru alias covid-19 dimulai hari ini. Jakarta merupakan wilayah pertama yang mengadopsi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan alasan sebagai episentrum penularan di Indonesia.
Penerapan PSBB tidak jauh berbeda dengan yang sudah dilaksanakan. Seperti imbauan dan anjuran untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah, penutupan fasilitas umum baik milik pemerintah maupun swasta. Jadi, apa yang membedakan dimulainya PSBB dengan kondisi sebelumnya? Jawabannya ialah penegakan hukumnya.
Sebelumnya masyarakat berpedoman pada imbauan dan anjuran dalam pencegahan penyebaran covid-19, sedangkan kini dengan pemberlakuan PSBB, imbauan dan anjuran itu bertransformasi menjadi norma hukum positif. Karena tidak lagi mengandalkan kesadaran masyarakat, kini aparat bisa melakukan penegakan hukum.
Pemberlakuan PSBB di Jakarta mestinya tidak boleh lagi permisif, yang justru bisa menjerumuskan ke kegagalan. Jangan lagi bertaruh nyawa rakyat hanya karena persoalan yang tidak lebih berharga daripada kehidupan itu sendiri. Apalagi sampai saat ini jumlah korban positif covid-19 masih terus melonjak.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 merilis jumlah kasus positif di Indonesia mencapai 3.293 orang, dengan jumlah pasien sembuh mencapai 252 orang dan yang meniggal 280 jiwa. Kemarin juga menjadi rekor penambahan kasus positif terbesar selama ini, 337 kasus baru dalam 24 jam.
Memastikan keberhasilan penerapan PSBB di Jakarta merupakan kunci. Baik dalam hal episentrum penyebaran maupun kompleksitas persoalan ekonomi dan sosialnya. Jika PSBB sukses di Jakarta, mudah kiranya bagi pemerintah untuk menerapkannya di daerah lain.
Untuk itulah, PSBB di Jakarta memerlukan ketegasan dan skenario yang efektif sehingga mampu mengurangi pergerakan warga dengan sangat siginifikan. Penegakan hukum yang ketat, yang tegas, sesungguhnya amat diperlukan untuk menciptakan kedisiplinan dan kepatuhan bagi masyarakat.
Termasuk juga bagi korporasi swasta untuk menerapkan pembatasan kegiatan yang bisa meningkatkan risiko. Jika perkantoran tidak bisa diajak bekerja sama dalam penegakan aturan, upaya menanggulangi penyebaran korona pun hanya akan berkubang pada kondisi yang sama.
Begitu pun moda transportasi, sudah sepantasnya ikut berkontribusi dalam pembatasan penumpang. Jika transportasi umum diwajibkan melakukan pembatasan penumpang, wajar kiranya jika layanan ojek daring dihentikan. Di dalam bus dan mobil, masih memungkinkan melakukan pembatasan jarak, sedangkan di roda dua jelas tidak mungkin.
Go-Jek dan Grab sebagai perusahaan penyedia layanan mestinya punya kepekaan atas kondisi ini. Setop layanan transportasi penumpang berbasis kendaraan roda dua untuk wilayah Jakarta. Aplikator ojek daring tidak bisa lepas tangan atas keselamatan dan kesehatan para pengemudi ojek daring dan masyarakat secara luas.
Pemprov DKI Jakarta jelas butuh dukungan seluruh elemen bangsa untuk kesuksesan PSBB, terutama dari pemerintah pusat. Itu terutama dalam upaya penegakan hukum dan regulasi yang memadai, termasuk merealisasikan izin pelaksanaan PSBB kawasan penyangga Jakarta sehingga mampu menekan penyebaran virus ke sejumlah daerah lainnya.
Pemerintah juga perlu segera merealisasikan program bantuan sosial di sejumlah daerah terdampak covid-19, dengan sistem pendistribusian yang transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.
Jika stimulus penyangga ekonomi bagi masyarakat yang terhenti mata pencahariannya karena PSBB tidak tepat sasaran, justru akan muncul persoalan baru. Para warga terdampak jelas sulit memenuhi kebutuhan ekonomi mereka tanpa bantuan negara. Di sinilah peran negara diuji untuk mengayomi rakyat di tengah bencana.
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal
DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.
PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.
PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.
RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.
FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.
Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.
DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.
Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.
IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.
SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved